Penjualan Mitsubishi dan Suzuki Meroket, Toyota Malah Nyungsep

Sepanjang Januari-September 2018 beberapa pemain brand utama roda empat diluar Astra Group, seperti Mitsubishi dan Suzuki mengalami kenaikan dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Kendati menempati pucuk teratas penjualan mobil nasional penjualan Toyota di periode tersebut malah anjlok.

Kamis, 18 Oktober 2018 08:45
Ilustrasi Toyota Fortuner TRD (Otosia.com/Nazarudin Ray)
Editor : Ahmad Muzaki
Reporter : Nazarudin Ray

Otosia.com - Sepanjang Januari-September 2018 beberapa pemain brand utama roda empat diluar Astra Group, seperti Mitsubishi dan Suzuki mengalami kenaikan dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Kendati menempati pucuk teratas penjualan mobil nasional penjualan Toyota di periode tersebut malah anjlok.

Menurut data yang dirilis PT Astra International Tbk, sepanjang Januari-September 2018 Toyota menjual sebanyak 258.523 unit, padahal di periode yang sama tahun 2017 mencapai 289.921 unit.

Toyota Sienta (Otosia.com/Nazarudin Ray)

Sebaliknya diluar merek Astra Group, seperti Mitsubishi dan Suzuki naik akibat ditopang oleh produk baru mereka, seperti Xpander dan Ertiga.

Mitsubishi menempati peringkat kedua penjualan mobil nasional Januari-September dengan melepas 152.758 unit, padahal di kurun waktu yang sama tahun lalu menjual 81.498 unit

Hasil yang berbeda diraih saudara dekat Toyota, Daihatsu. Jika Toyota menurun, Daihatsu justru menorehkan hasil gemilang dengan angka 147.513 unit, naik dari Januari-September tahun lalu yang terjual 140.233 unit. Hasil ini menempatkan Daihatsu sebagai peringkat ketiga penjualan mobil nasional sepanjang Januari-September 2018.

Mitsubishi Xpander (Otosia.com/Nazarudin Ray)

Nasib kurang baik dialami Honda. Kendati berada diposisi keempat, data penjualan Honda pada Januari-September 2018 hanya mencapai 117.742 unit, padahal periode sama tahun 2017 menembus angka penjualan 138.740 unit.

Sementara peringkat kelima, Suzuki punya nasib lebih baik, yang banyak ditolong oleh penjualan kendaraan pikap (Suzuki Carry dan APV) mereka selain Ertiga. Volume penjualan Suzuki di periode ini mencapai 91.077 unit, naik dari kurun waktu yang sama tahun lalu yang laku 81.051 unit.

Merek Astra Group lainnya, Isuzu mengikuti jejak Daihatsu yang mengalami kenaikan penjualan di periode Januari-Agustus 2018, dengan memaksimalkan penjualan sebanyak 18.480 unit. Padahal tahun lalu dalam kurun waktu yang sama cuma terjual 13.723.

Daihatsu Xenia Edisi Spesial (Otosia.com/Nazarudin Ray)

Sementara bagi Peugeot, periode Januari-September mulai terus merangsek naik. Brand Eropa yang masuk Astra Group ini menorehkan angka penjualan 88 unit sepanjang Januari-Agustus 2018, di mana tahun di angka 29 unit.

Di luar merek di atas, brand asal Jepang lainnya, Nissan makin terjerembab. Brand Indomobil Group ini terus menurun lebih dari 50 persen dengan angka penjualan sebatas 5.392 unit, padahal di periode Januari-Sepotember tahun lalu Nissan melepas 12.663 unit.

Di segmen LCGC, juga terjadi penurunan pada merek Astra Group. Data gabungan dari Toyota dan Daihatsu memperlihatkan terjadinya penurunan cukup besar. Jika ditotal penjualan Ayla, Agya, Cayla, dan Sigra sepanjang Januari-September 2018 hanya sebanyak 127.336 unit, melorot jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang terjual 137.889 unit.

Baca Ini Juga Dong Otolovers

(kpl/nzr/ahm)
TAGS :
KOMENTAR

BERITA TERKAIT





Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami