Penjualan Lesu, Lamborghini Pangkas Masa Inden

Penurunan pasar otomotif di semester pertama 2015 tak hanya berdampak pada kendaraan produksi massal, namun juga berimbas pada supercar.

Rabu, 29 Juli 2015 21:15
Ilustrasi Penjualan Lamborghini (foto: Arsip)
Editor : Ahmad Khoirudin

Otosia.com - Penurunan pasar otomotif di semester pertama 2015 tak hanya berdampak pada kendaraan produksi massal, namun juga berimbas pada supercar. Salah satunya yaitu Lamborghini. Bahkan produsen mobil berlambang banteng ini pernah menyatakan penurunan pasar mencapai 80 persen.

Guna menghadapi situasi tersebut, Lamborghini pun pasang strategi dengan lebih banyak menjual mobil bekas. Hal ini dianggap lebih menguntungkan, karena besarnya minat konsumen terhadap mobil bekas Lamborghini.

Meski begitu, Lamborghini tetap berusaha untuk mendongkrak penjualan mobil baru. Salah satunya dengan mengadakan program paket dan bonus spesial.

"Kami juga memastikan waktu inden dan pengiriman lebih cepat," jelas Andrys Ronaldi selaku Operational Manager Lamborghini Indonesia.

Disamping itu, pemberian kredit secara leasing juga menjadi strategi untuk menarik konsumen lebih banyak. Tercatat sampai saat ini, pembeli Lamborghini yang menggunakan leasing mencapai 40 persen.

Ragam Berita Menarik Lainnya

(kpl/fid/rd)
TAGS :
KOMENTAR

BERITA TERKAIT





Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami