Penggunaan e-Money di Jalan Tol Belum 100 Persen

PT Jasa Marga selaku salah satu pengelola jalan tol mengungkapkan dari target 100 persen hingga batas 31 Oktober 2017

Rabu, 27 Desember 2017 10:15
Gerbang Tol (foto ilustrasi: Prfmnews)
Editor : Fajar Ardiansyah
Reporter : Muhammad Hafid Asisi

Otosia.com - Penggunaan uang elektronik atau e-money untuk jalan tol masih belum mencapai target sepenuhnya. PT Jasa Marga selaku salah satu pengelola jalan tol mengungkapkan dari target 100 persen hingga batas 31 Oktober 2017, penggunaan uang elektronik baru menyentuh 98,4 persen.

Jasa Marga sendiri saat ini melayani 3,5 juta pengguna tiap harinya di seluruh Indonesia. Sedangkan untuk wilayah Jabotabek angka penggunanya mencapai 2,3 juta per hari.

"Sebenarnya secara keseluruhan sudah 100 persen. Yang 1,6 persen itu lebih ke kasus-kasus tertentu," ucap Raddy R. Lukman selaku VP Operations Management Jasa Marga.

Adapun kasus yang dimaksud yaitu kekurangan saldo khususnya saat melewati jalan tol terintegrasi. Pasalnya gerbang tol terintegrasi memang tak dilengkapi sistem sortir saldo uang elektronik.

"Khususnya di gerbang terintegrasi, seperti kurang saldo. Karena ketika masuk di-tap palang terbuka, begitu di-tap di tujuan ternyata kurang saldo. Kalau kita patok harga maksimal di awal, belum tentu orang mau. Karena memang di gerbang masuk kita loloskan, tidak difilter saldonya," jelas Raddy.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, Jasa Marga pun telah menyediakan kantong-kantong pengisian saldo uang elektronik di sekitaran jalan tol. Diharapkan masa transisi dari pembayaran tunai menjadi uang elektronik bisa tercapai sepenuhnya hingga akhir tahun 2017.

"Di kantor gerbang kita bisa isi saldo sekarang. Di ATM-ATM atau toko swalayan di tempat istirahat. Selain itu merchant-merchant terkait bank penerbit kartu juga ada," jelas Raddy.

JANGAN KELEWATAN BERITA LAINNYA, OTOLOVERS!

(kpl/fid/fjr)
TAGS :
KOMENTAR

BERITA TERKAIT





Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami