Pengendara Tanpa SIM Makin Banyak

Fenomena sulitnya prosedur pembuatan SIM seolah masih menjadi momok bagi calon pemohon lisensi berkendara di Indonesia. Tak heran jika Polda Metro Jaya banyak mendapati pengendara yang tidak memiliki SIM. Pada tahun 2013 saja, angka pengemudi tanpa SIM yang terdata di 14 wilayah di Jakarta, Tangerang, Bekasi dan Depok tercatat sebanyak 2.225 pengendara. Diperkirakan pengendara tanpa SIM di wilayah tersebut jumlahnya berlipat-lipat dibandingkan angka yang terdata.

Rabu, 03 September 2014 17:15
Ilustrasi Layanan Polantas (istimewa)
Editor : Ahmad Khoirudin

Otosia.com - Fenomena sulitnya prosedur pembuatan SIM seolah masih menjadi momok bagi calon pemohon lisensi berkendara di Indonesia. Tak heran jika Polda Metro Jaya banyak mendapati pengendara yang tidak memiliki SIM. Pada tahun 2013 saja, angka pengemudi tanpa SIM yang terdata di 14 wilayah di Jakarta, Tangerang, Bekasi dan Depok tercatat sebanyak 2.225 pengendara. Diperkirakan pengendara tanpa SIM di wilayah tersebut jumlahnya berlipat-lipat dibandingkan angka yang terdata.

"SIM itu adalah sertifikat kemahiran dalam mengemudi. Masyarakat harus mengikuti prosedur untuk bisa mendapatkan SIM," jelas Wadir Lantas Polda Metro Jaya AKBP Bakharuddin Muhammad Syah di Jakarta, Selasa (2/9).

"Bikin SIM itu tidak sulit, tinggal ikuti prosedur seperti tes teori dan praktik. Kalau gagal bukan berarti dipersulit, tetapi memang sang pemohon belum memenuhi standar pengendara yang benar. Kita enggak mau mengeluarkan SIM kalau sang pemohon tak memenuhi standar, hal itu bisa membahayakan nantinya di jalan," tambahnya.

Permasalahan seperti ini menjadi perhatian salah satu produsen ban Michelin. Melihat banyaknya pengendara yang tak memiliki SIM, Michelin pun terus menggelar kampanye Safety Riding yang meliputi pentingnya memiliki SIM melalui prosedur yang benar.

Deretan Artikel Menarik Aturan Lalu Lintas

(kpl/fid/rd)
TAGS :
KOMENTAR

BERITA TERKAIT





Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami