Pemilik Kendaraan Telat Bayar Pajak, Bebas Denda Hingga 20 Desember

Kalau terkena razia bisa dikenakan sanksi setinggi-tingginya hingga 48 persen.

Jum'at, 24 November 2017 07:00
Ilustrasi STNK (merdeka.com)
Editor : Rohimat Nurbaya
Reporter : Rohimat

Otosia.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menghapus denda pajak kendaraan bermotor. Penghapusan sanksi administrasi Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Biaya Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) itu mulai Senin 20 November 2017 hingga 20 Desember 2017

Kepala Badan Pajak dan Retribusi Daerah (BPRD) DKI Jakarta, Edy Sumantri mengatakan, penghapusan sanksi ini dalam rangka merangsang wajib pajak (WP) untuk memenuhi kewajibannya. Di saat bersamaan, BPRD DKI Jakarta juga akan menggandeng kepolisian untuk menggencarkan razia.

"Kita akan gencarkan razia baik di jalan raya maupun door to door," kata Edy dikutip dari laman beritajakarta.id

Menurut Edy, selama ini setoran PKB dan BBN rata-rata per hari mencapai sekitar Rp48 miliar. Ditargetkan, dengan kebijakan pemutihan dan digencarkannya pelaksanaan razia hingga Desember, raihan pajak bisa mencapai Rp1 triliun.

"Kalau terjaring razia tidak ada penghapusan sanksi. Bahkan, bisa dikenakan sanksi setinggi-tingginya hingga 48 persen," jelas dia.

[pos_1]

(kpl/mat)
TAGS :
KOMENTAR

BERITA TERKAIT





Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami