Pemerintah Stop Penjualan Solar Subsidi di Jakarta Pusat

Dalam rangka menekan biaya subsidi bahan bakar terhadap kendaraan bermotor, Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) pada 1 Agustus mulai menerapkan peniadaan solar subsidi di Jakarta Pusat.

Sabtu, 02 Agustus 2014 15:15
Ilustrasi SPBU Pertamina (Foto: Nazar Ray)
Editor : Nurrohman Sidiq

Otosia.com - Dalam rangka menekan biaya subsidi bahan bakar terhadap kendaraan bermotor, Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) pada 1 Agustus mulai menerapkan peniadaan solar subsidi di Jakarta Pusat.

Ibrahim Hasyim selaku Komite BPH Migas mengatakan hal ini dalam keterangannya melalui badan tersebut bahwa langkah ini dilakukan dalam rangka menghindari jebolnya kuota minyak solar dan premium pada akhir tahun 2014.

"Layanan minyak solar di wilayah Jakarta Pusat mulai dihapus pada 1 Agustus 2014," demikian dikatakan Ibrahim Hasyim.

Pengendalian ini sendiri dilakukan terkait penetapan kuota BBM bersubsidi dalam APBN-P 2014 yang turun dari 48 juta kiloliter menjadi 46 juta kiloliter.

Sebagai informasi, harga solar nonsubsidi Pertamina sendiri saat ini berada di angka Rp 12.800 per liter. Sementara itu, harga Pertamina Dex adalah Rp 13.150 per liter. Untuk perbandingan, harga solar subsidi adalah Rp 5.500. 

(kpl/nzr/sdi)
TAGS :
KOMENTAR

BERITA TERKAIT





Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami