Pemenang Lelang Motor Listrik Jokowi Rp 2,55 Miliar Minta Perlindungan Polisi

Pria yang tinggal di Jambi itu ternyata bukan seorang pengusaha besar, tapi buruh harian.

Jum'at, 22 Mei 2020 13:15
Pemenang Lelang Motor Listrik Jokowi Rp 2,55 Miliar Minta Perlindungan Polisi Motor listrik Jokowi (Doc. MPR RI)

Editor : Nurrohman Sidiq

Otosia.com - Motor listrik bertanda tangan Presiden Joko Widodo menjadi banyak perbincangan karena harganya yang mencapai Rp 2,55 miliar. Harga tersebut diambil dari hasil lelang yang dimenangkan oleh Muhammad Nuh. Sebagai langkah keamanan, Polisi bertindak cepat dengan meminta keterangan kepadanya. 

Pria yang tinggal di Jambi itu ternyata bukan seorang pengusaha besar, tapi buruh harian. Kapolda Jambi, Irjen Firman Shantyabudi, menjelaskan tidak menahan Muhammad Nuh seperti informasi yang sedang viral. 

1 dari 2 Halaman

"Tidak ada penangkapan dan penahanan kepada yang bersangkutan," kata Firman, Kamis (21/5/2020) seperti dilansir Merdeka.com.

Berdasarkan keterangan Nuh, dia mengaku tidak mengetahui jika acara tersebut adalah acara lelang yang ditayangkan secara langsung di TVRI dalam konser 'Berbagi Kasih Bersama Bimbo' pada Minggu (17/5) lalu.

 

 

2 dari 2 Halaman

Minta Perlindungan Polisi

"Yang bersangkutan setelah diwawancara, tidak paham acara yang diikuti tersebut adalah lelang. Yang bersangkutan mengira bakal dapat hadiah," ujarnya.

Menurutnya, yang bersangkutan justru malah minta perlindungan pihak berwajib. Karena takut akan ditagih setelah memenangkan lelang motor tersebut.

"Karena ketakutan ditagih, dia justru minta perlindungan," tutupnya.

(kpl/sdi)

TAGS :
KOMENTAR

BERITA TERKAIT


Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami