Pembalap Yamaha Dominasi IRS 2018 Seri Ketiga Kelas Sport 150cc

Pertarungan Richard Taroreh (Yamaha 549 kaboci) dan Rafid Topan (Yamaha RRS) pada race ke-2 (26/8) terbilang cukup dramatasi karena hanya berjarak 0,003 detik saja.

Rabu, 29 Agustus 2018 14:15
Foto: Istimewa
Editor : Cornelius Candra
Reporter : Muhammad Hafid Asisi

Otosia.com - Rider Yamaha Indonesia berhasil menunjukkan konsistensinya dengan mendominasi Kejurnas Sport 150cc seri ketiga gelaran Indospeed Race Series (IRS) 2018 di Sentul, Bogor pada pekan lalu. Hal tersebut terlihat Setelah memborong podium juara di race awal dan berlanjut di race ke-2.

Pertarungan Richard Taroreh (Yamaha 549 kaboci) dan Rafid Topan (Yamaha RRS) pada race ke-2 (26/8) terbilang cukup dramatasi karena hanya berjarak 0,003 detik saja. Mengacu pada hasil dari dua race Kejurnas Sport 150 cc, maka semakin membuka peluang Yamaha YZF-R15 untuk mempertahankan predikat juara nasional.

Potensinya semakin besar. Peringkat 1 hingga ke-9 dalam klasemen sementara Kejurnas Sport 150 cc dikuasai para pembalap Yamaha. Mulai Richard Taroreh (Yamaha 549 Kaboci), Syahrul Amin (Yamaha 549 Kaboci), Wawan Wello (Bromo Jaya Mix), Murobbil Fatoni (Yamaha 549 Kaboci), Wilman Hammar (Yamaha Bahtera Racing), Reynaldi Pradana (Yamaha HDS Racing), Gupita Kresna (Yamaha Oryza), Rafid Topan Sucipto (Yamaha RRS) dan Ikhsan Lala (Yamaha RRS).

Adapun yang berada di puncak klasemen saat ini adalah Richard Taroreh yang sudah berbeda 86 poin dengan rival yang ada di urutan ke-10. Alhasil, jika nanti dapat memperlebar jarak hingga lebih dari 100 poin, maka gelar juara nasional dapat dipastikan saat putaran ke-4 nanti.

"Target saya adalah memperbaiki hasil race ke-2 yang finish ke-4. Saat race ke-2, saya terus menjaga posisi agar jangan sampai kehilangan momen dan berhasil meraih podium juara dan dapat memperlebar perbedaan klasemen poin," tukas Richard Taroreh yang juga juara nasional Sport 150 cc (IRS 2017).

Untuk kelas Kejurnas Sport 250 cc sendiri, beberapa rider tim Yamaha meraih kemajuan cukup baik dalam hal penajaman waktu di race ke-2. Dimana race pertama Wilman Hammar (Yamaha Bahtera Racing) yang mencatat best-time 1 menit 43 detik. Pada race ke-2 Rafid Topan (Yamaha Bahtera Racing), Rey Ratukore (Yamaha RRS), M Faerozi (Yamaha PARD) dan Richard Taroreh sudah mencatat best-time 1 menit 43 detik, yang sebelumnya 1 menit 44 detik. Hasil tersebut menunjukkan perkembangan signifikan atas riset yang konsisten dilakukan mekanik. Serta upaya ujicoba dan evaluasi yang terus dilakukan.

"Perfoma motor sudah membaik. Hanya saja di race ke-2 saya kehilangan momen karena terhalang pembalap di depan saya. Seri selanjutnya, kita akan berusaha lebih baik," ujar Rey Ratukore yang finish ke-9 (race 2) dan saat ini ada di posisi ke-4 dalam klasemen sementara Kejurnas Sport 250 cc.

Dari hasil ini rider bersama tim akan mengevaluasi untuk persiapan seri 4 nanti. "Fokus kedepan, kita akan meriset body dan suspensi motor menjadi lebih nyaman. Terlebih saat keluar tikungan dalam momen membuka throttle gas hingga motor menjadi lebih mudah dikendalikan," tutur Gendut GDT Racing, mekanik tim Yamaha Bahtera Racing.

BACA INI JUGA DONG OTOLOVERS

(kpl/fid/crn)
TAGS :
KOMENTAR

BERITA TERKAIT





Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami