Pelanggar lalu lintas paling banyak: Motor melawan arus

Dari jumlah itu, pengendara sepeda motor paling banyak melanggar yakni sekitar 1.560 pengendara.

Jum'at, 10 Mei 2013 16:20
Operasi Simpatik Jaya. ©2013 Merdeka.com/imam buhori
Editor : Merdeka

Otosia.com - Polda Metro Jaya menggelar Operasi Simpatik Jaya. Namun, baru tiga hari digelar, tercatat sudah 3.064 pengendara di Jakarta yang terkena tilang.

Dari jumlah itu, pengendara sepeda motor paling banyak melanggar yakni sekitar 1.560 pengendara. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto mengatakan, pelanggaran paling banyak terjadi pada kasus kendaraan yang melawan arus yakni sebanyak 284 kasus.

"Selanjutnya pelanggaran tidak mengenakan helm sebanyak 211 kasus," katanya, Jumat (10/5).

Beberapa waktu lalu, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Putut Eko Bayuseno menegaskan kepada masyarakat agar tidak menggoda polisi lalu lintas dengan memberikan uang 'damai' ketika melanggar aturan lalu lintas. Hal itu juga ditegaskan Kapolda kepada seluruh polisi lalu lintas di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

"Jadi masalah ini harus dari kedua belah pihak. Dari polisi kita sudah banyak menindak, tapi dari masyarakat juga jangan menyuap anggota kita," ujar Kapolda.

Mantan Kapolda Jawa Barat tersebut meminta masyarakat yang melanggar aturan lalu lintas agar berjiwa besar untuk menerima sanksi berupa tilang apabila kedapatan melanggar agar tumbuh kesadaran hukum dalam diri masing-masing.

"Minta tilang saja, tidak usah suap-suap," tegasnya.

Operasi Simpatik Jaya digelar mulai tanggal 6 hingga 27 Mei 2013 mendatang. Operasi tersebut ditujukan untuk meningkatkan tingkat kesadaran tertib berlalu lintas pengendara di jalanan Ibu Kota. (mdk/hen/dan)

TAGS :
KOMENTAR

BERITA TERKAIT





Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami