Pedrosa Sebut Buku Aturan MotoGP Tak Tegas

Dani Pedrosa menyebut buku aturan MotoGP tak tegas dalam menentukan hukuman yang dijatuhkan kepada Valentino Rossi pasca insiden kontroversialnya dengan Marc Marquez.

Selasa, 27 Oktober 2015 12:00
Dani Pedrosa © AFP
Editor : Kanya

Otosia.com - Pebalap Repsol Honda, Dani Pedrosa menyebut buku aturan MotoGP tak tegas dalam menentukan hukuman yang dijatuhkan kepada Valentino Rossi pasca insiden kontroversialnya dengan Marc Marquez dalam balapan di Sirkuit Sepang, Malaysia akhir pekan lalu. Hal ini disampaikan Pedrosa kepada Crash.net.

Menurut Pedrosa, Badan Pengawas Balap MotoGP harus merevisi buku aturan untuk menghadapi para pebalap 'nakal' baik di kelas tertinggi maupun Moto2 dan Moto3, layaknya buku aturan Formula 1. Pebalap Spanyol ini juga menyebut Pengawas Balap cukup lelet dalam melakukan pertimbangan soal buku aturan.

"Sejak dulu, aturan-aturan ini begitu 'abu-abu', tak hanya MotoGP, tapi juga Moto2 dan Moto3. Padahal kami semua sudah membicarakan hal ini dengan Pengawas Balap berkali-kali. Jika hal macam ini terjadi, maka tak ada yang bisa tahu bagaimana menilainya. F1 saja tahu siapa yang salah dan benar, karena buku aturan menentukannya," ujar Pedrosa.

Tiga kali juara dunia inipun meyakini bahwa peraturan tegas juga harus diaplikasikan sejak dini, yakni bagi para pebalap Moto3 dan Moto2, hingga saat naik ke MotoGP, mereka mampu sadar diri untuk disiplin dan menaati peraturan yang ada.

"Semuanya serba 'abu-abu' terutama di Moto3 dan Moto2, di mana kita sering melihat aksi-aksi bodoh, dan para pebalap tidak dihukum selagi masih muda. Ketika mereka naik ke kelas yang lebih tinggi, motornya lebih besar dan berbahaya, masalah yang mereka timbulkan akan sulit diatasi. Menurut saya, buku aturan MotoGP harus lebih tegas," tutup Baby Samurai.

Baca Juga:

(kpl/kny)
TAGS :
KOMENTAR

BERITA TERKAIT





Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami