Palsukan Stiker Ganjil-Genap, Diganjar 2 Sanksi

Rencana penerapan pembatasan kendaraan pribadi berdasarkan pelat nomor ganjil genap akan menggunakan perangkat stiker sebagai pembeda. Namun, pihak pemerintah sudah mengantisipasi andaikata terjadi pemalsuan.

Rabu, 20 Februari 2013 11:20
Suasana Jl. Moh. Husni Thamrin (depan Sarinah) menuju arah Monas dan Bundaran HI
Editor : Alvin

Otosia.com - Rencana penerapan pembatasan kendaraan pribadi berdasarkan pelat nomor ganjil genap akan menggunakan perangkat stiker sebagai pembeda. Namun, pihak pemerintah sudah mengantisipasi andaikata terjadi pemalsuan.

"Stikernya harus dipasang di kaca depan tengah atas agar mudah terlihat," tekan Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Udar Pristono.

Pristono menjelaskan bahwa andaikata ada oknum yang sengaja menggunakan stiker palsu, pelakunya akan terancam sanksi dua kejahatan berlapis, yakni pelanggaran lalu lintas dan penipuan.

Pengaturan arus lalu lintas berdasarkan pelat nomor ganjil dan genap ini sendiri diperkirakan akan mulai berlaku pada bulan depan atau Maret.

Di stiker nanti akan terdapat logo Dinas Perhubungan, logo Jaya Raya, dan logo Ditlantas Polda Metro Jaya. Rencananya juga akan dilengkapi hologram untuk mencegah pemalsuan.  

(kpl/why/vin)
TAGS :
KOMENTAR

BERITA TERKAIT





Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami