Pakai Knalpot Bising di Negara Ini, Siap-siap Didenda Rp351 Juta

Tak hanya denda, pengendara yang pakai knalpot bising pun bisa dipenjara lima tahun.

Kamis, 15 Maret 2018 18:45
Ilustrasi knalpot racing (Motomalaya)
Editor : Rohimat Nurbaya
Reporter : Rohimat

Otosia.com - Masalah knalpot bising ternyata tak hanya terjadi di Indonesia saja. Negara tetangga, Malaysia pun dibuat pusing dengan masalah knalpot bising ini. Baru-baru ini Polis DiRaja Malaysia (PDRM) sedang mengkaji aspek dalam undang-undang untuk menjerat pengendara yang menggunakan knalpot bising ini.

Dikutip dari laman Motomalaya, pemerintah Malaysia akan menerapkan peraturan bagi para pengendara yang menggunakan knalpot racing ini.

Bagi pengendara menggunakan knalpot suaranya di atas ambang batas yang ditentukan yaitu maksimal 75db, maka akan dikenakan sanksi denda sebesar RM100.000 atau sekitar Rp352 juta. Atau penjara selama maksimal 5 tahun. Bahkan bisa dikenakan sanksi kedua-duanya.

Dikutip dari laman nst.com.my, Wakil Direktur Kepolisian Malaysia, Inspektur Mustafa Bakri Salleh, mengatakan bahwa departemen tersebut akan melibatkan Kementerian Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup untuk masalah knalpot bising ini. Pasalnya, berhubungan dengan polusi udara.

Ilustrasi knalpot bising (Motomalaya)

Operasi membasmi knalpot bising ini diberi nama Op Samseng Jalanan, pihak berwenang akan memeriksa knalpot modifikasi, baik itu sepeda motor maupun mobil. Terutama knalpot yang dibobok sehingga mengeluarkan suara yang keras.

Untuk memberantas knalpot bising ini juga, pihak kepolisian Malaysia akan menerjunkan tim teknis dari kementerian. Mereka akan melakukan tes langsung. Upaya pemberantasan knalpot bising di Malaysia itu mengacu pada Pasal 23 Undang-Undang Mutu Lingkungan 1974.

"Sementara sepeda motor modifikasi yang disita biasanya dikembalikan ke keluarga pelanggar. Kami biasanya menyarankan anggota keluarga pelaku untuk mengembalikan sepeda ke spesifikasi aslinya," ujar Mustafa.

Masalah knalpot bising ini menjadi sorotan Sultan Johor, Sultan Ibrahim Sultan Iskandar. Dia menyuarakan ketidaksenangannya dengan para pengendara motor yang menggunakan knalpot bising di Jalan Pantai Lido di Johor Baru yang kerap digunakan sebagai arena balap liar.

Alasan ketidaksenangan sultan pada knalpot bising karena pasien di Rumah Sakit Sultanah Aminah di dekat jalan itu, kerap menderita sepanjang malam tak bisa tidur karena suara nyaring dari knalpot.

BERITA MENARIK LAINNYA

(kpl/mat)
TAGS :
KOMENTAR

BERITA TERKAIT





Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami