Nyetir dari Kursi Penumpang, Pengemudi Ini Jadi Buronan

Skill mengemudi memang penting bagi pengendara. Tapi jangan serta merta merasa sudah hebat dalam mengemudi, lalu jadi pengemudi sembrono.

Rabu, 29 Mei 2019 20:45
Nyetir dari Kursi Penumpang, Pengemudi Ini Jadi Buronan Mengemudi dari kursi penumpang yang berakhir berurusan dengan pihak berwenang (Facebook/DOTr)

Editor : Dini Arining Tyas

Otosia.com - Skill mengemudi memang penting bagi pengendara. Tapi jangan serta merta merasa sudah hebat dalam mengemudi, lalu jadi pengemudi sembrono.

Selain bisa membahayakan diri sendiri, juga bisa membahayakan pengguna jalan lainnya. Tentu, jika ketahuan pun akan berurusan dengan pihak berwajib.

Seperti yang terjadi pada seorang laki-laki yang teridentifikasi bernama Miko Lopez. Melansir Autoindustriya, Lopez mengunggah video menyetir dari kursi penumpang depan.

Selain itu dia merokok sambil mengemudi dan tak memakai sabuk pengaman. Dalam video itu bahkan Lopez terlihat melepaskan tangannya dari kemudi saat kendaraan terus melaju untuk menyalakan rokok.

Sementara itu pada unggahan terpisah, Lopez juga membagikan foto dirinya mengendarai mobil di jalan bebas hambatan tanpa setir.

Setelah video itu tersebar, Lopez pun diburu karena dinilai mengemudi sembarangan. Menurut Department of Transportation (DOTr) Filipina, Lopez dituntut karena tindakan mengemudi sembrono, modifikasi ilegal, tidak menggunakan sabuk pengaman, dan tak layak mengendarai kendaraan.

Pihak berwajib mencabut SIM dan Lopez didiskualifikasi jika dia mengajukan SIM lagi di masa depan.

1 dari 1 Halaman

SIM David Beckham Dicabut

SIM David Beckham Dicabut

Aturan tetaplah aturan, yang harus ditaati oleh siapapun. Jika melanggar maka ada hukuman yang sudah menanti si pelanggar.

Aturan lalu lintas misalnya, berlaku bagi siapapun. Termasuk public figure sekalipun. Seperti David Beckham salah satunya.

Melansir Zing, mantan pemain sepak bola terkenal itu dilaporkan melanggar aturan lalu lintas pada 9 Mei 2019. Seorang pejalan kaki melaporkan Beckham yang menelepon sembari menyetir Bentley Bentayga.

Saat itu Beckham menyetir di sekitar Great Poland pada 21 November 2018. Selain karena menggunakan telepon, Beckham juga dilaporkan menyetir dengan kecepatan melewati batas.

Dia melajukan Bentley-nya dengan kecepatan 95 km/jam. Sedangkan kecepatan yang diizinkan tak lebih dri 64 km/jam.

Suami Victoria Beckham itu mengakui seluruh pelanggarannya. Hanya saja, pengacaranya justru mengaku bahwa Beckham tak ingat apa-apa.

Terkait hal itu, Beckham dikenai sanksi pengurangan 6 poin SIM dan denda GBP 750 atau Rp 13,9 juta (Kurs GBP 1 = Rp 18.637). Sayangnya, sebelumnya Beckham juga sudah mendapat pengurangan 6 poin.

Sehingga total 12 poin. Menurut hukum Inggris, SIM dengan pengurangan 12 poin, maka SIM akan disita selama 6 bulan.

(kpl/tys)

KOMENTAR

Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami