Nissan Temukan Konsep Baru SUV Gurun Pasir

Nissan mengembangkan Camel Power, sebuah formula yang diyakini dapat mengukur performa kendaraan di padang gurun yang memiliki kondisi off-road yang khas secara lebih akurat.

Rabu, 15 Maret 2017 13:15
Foto: Nissan
Editor : Ahmad Khoirudin
Reporter : Nazar Ray

Otosia.com - Nissan mengembangkan Camel Power, sebuah formula yang diyakini dapat mengukur performa kendaraan di padang gurun yang memiliki kondisi off-road yang khas secara lebih akurat. Ini merupakan konsep baru yang radikal dari Nissan Timur Tengah yang akan merevolusi cara mengevaluasi kinerja kendaraan di padang gurun.

Camel Power adalah sebuah konsep sederhana yang penerapannya relatif mudah untuk menguji kendaraan dalam kondisi yang biasa ditemukan di Jazirah Arab.

Camel Power diharapkan memberikan solusi atas beragam diskusi mengenai bagaimana cara mengukur kemampuan off-road dari kendaraan SUV di kawasan Teluk.

"Selama dua tahun terakhir kami telah meneliti berbagai unsur yang membuat kendaraan seperti Nissan Patrol cocok untuk dikendarai di padang gurun. Kami menemukan bahwa pada dasarnya terjadi kondisi saling mempengaruhi antara berat kendaraan, kecepatannya ke arah tertentu, dan lintasan yang dilaluinya saat bergerak. Faktor-faktor lain yang juga mempengaruhi termasuk manuver, torsi mesin, dan tentu saja keterampilan mengemudi," ujar Joseph Rachid El Hachem, Insinyur dari Unit Camel Power.

Menurut Nissan tenaga kuda saja tidak cukup untuk mengartikan sebuah kendaraan bisa tampil mumpuni di kondisi padang gurun yang berpasir. Seperti halnya tenaga kuda, Camel Power pun dapat diperhitungkan secara ilmiah, sehingga memunculkan harapan akan metode pengukuran yang lebih tepat bagi kendaraan yang berjibaku di padang gurun.

"Jika kita membakukan kecepatan dan lintasan kendaraan dalam lingkungan tertentu, kita bisa mengukur seberapa cepat kendaraan bergerak pada jarak tertentu dan memasukkan faktor beban kendaraan, dan di situlah kita menemukan Camel Power," terang Joseph.

Sementara menurut Samir Cherfan, Managing Director Nissan Timur Tengah, formula tersebut baru dikembangkan saat ini, mengingat banyaknya waktu dan energi yang dihabiskan oleh komunitas off-road untuk mengklaim maupun membuat kontra-klaim tentang kendaraan yang ideal untuk kondisi seperti padang gurun.

"Nissan mencoba mengambil inisiatif dan secara konkret mulai mengembangkannya, dengan mengambil fokus awal di pasar kawasan Teluk. Kami optimis nantinya konsep bisa diterima oleh kalangan luas, baik komunitas pencinta off-road, maupun pelanggan yang memang membutuhkan kendaraan off-road untuk moda transportasi sehari-hari," kata Samir.

Tim insinyur Nissan bekerjasama dengan ilmuwan metrologi untuk mendapatkan definisi pengukuran yang sahih dalam mengukur daya, sehingga Camel Power nantinya menjadi satuan yang bisa digeneralisasi. Proses ini membutuhkan waktu, tenaga, inspirasi, dan sumber daya yang tidak sedikit dari kalangan jenius di bidang matematika.

Ragam News Menarik Nissan Lainnya

(kpl/nzr/rd)
TAGS :
Ragam,   Nissan,   Teknologi,   SUV
Join Otosia.com
KOMENTAR

BERITA TERKAIT





Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami