Nissan Suntik Mati Juke, Ada Apa?

Nissan meluncurkan Juke untuk memberikan pilihan kepada pembeli muda. Tapi, mobil crossover itu nyatanya tak memiliki masa depan baik, di Amerika Serikat.

Selasa, 31 Juli 2018 18:15
Foto by autonews
Editor : Dini Arining Tyas

Otosia.com - Nissan meluncurkan Juke untuk memberikan pilihan kepada pembeli muda. Tapi, mobil crossover itu nyatanya tak memiliki masa depan baik, di Amerika Serikat.

Hingga akhirnya Nissan berhenti untuk menjual Juke di negeri Paman Sam itu. Melansir Automotive News, penjualan Juke di Amerika Serikat pada 2017 mencapai 10.157 unit, turun 48 persen dari tahun sebelumnya.

Jumlah tersebut nampak kontras jika dibandingkan dengan penjualan di Eropa. Juke menjadi salah satu kendaraan yang memiliki angka penjualan terbaik di Eropa, dengan 95.ooo unit pada tahun lalu.

Pekan lalu, Nissan bahkan mengumumkan bahwa pabrik perakitan di Sunderland, Inggris telah memproduksi 1 juta unit Juke.

Sementara di Amerika Serikat, model crossover selalu memiliki ruang yang lebih luas. Sedangkan tempat duduk belakang Juke justru sempit dan tak memiliki ruang untuk kepala. Juke bahkan dijuluki sebagai 'sports car crossover'.

Terkait hal itu, Nissan menyebut bahwa Juke memang bukan diperuntukkan bagi keluarga, tapi bagi pria muda lajang. Nissan menekankan bahwa Juke seharusnya menjadi alternatif standar.

SUDAH BACA INI BELUM?

(kpl/tys)
TAGS :
KOMENTAR

BERITA TERKAIT





Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami