Nissan Serena e-Power Masuk Singapura, Berikutnya Indonesia?

Apakah PT NMI akan meniru Nissan Singapura yang telah memasukkan Nissan Serena e-Power?

Senin, 30 Desember 2019 14:45
Nissan Serena e-Power Masuk Singapura, Berikutnya Indonesia? Nissan Serena e-Power (Nissan Jepang)

Editor : Cornelius Candra

Otosia.com - Pada Februari 2019, PT Nissan Motor Indonesia (NMI) baru saja merilis all-new Nissan Serena. Namun, di Jepang, medium van ini telah memiliki versi facelift sejak Agustus lalu.

Setelah dirilis di kampung halamannya, Nissan Serena telah meluncur di Singapura dan hadir dalam varian e-Power. Bisa dibilang tipe ini mengusung sistem hybrid. Pasalnya, terdapat mesin konvensional yang dipadu dengan motor listrik.

1 dari 5 Halaman

Cara kerjanya, mesin konvensional Nissan Serena e-Power menjadi generator bagi baterai yang menyokong baterai motor listriknya. Dengan demikian, daya mobil ini tidak perlu diisi menggunakan charging station khusus.

Mesin konvensionalnya berkonfigurasi 3-silinder inline 1.200 cc dengan daya 84 ps dan torsi 103 Nm. Dapur pacu ini dikawinkan dengan baterai Li-Ion dan motor listrik yang bertenaga 136 ps dan torsi 320 Nm.

2 dari 5 Halaman

Secara fisik, Nissan e-Power di Singapura tak berbeda dengan versi Jepang. Medium van ini dibekali gril V-motion baru dengan kisi-kisi yang lebih rapat dan dilabur krom.

Sekilas lampu utamanya tak mengalami perubahan, kecuali aksen krom yang kini berlanjut ke bawah. Selain itu, Nissan Serena e-Power juga dibekali velg baru yang membuatnya tampil lebih modern dan sporty.

3 dari 5 Halaman

Tak hanya perubahan secara fisik, Nissan Serena facelift juga diklaim lebih cerdas dan aman dibanding generasi yang saat ini beredar di Jepang dan Indonesia serta beberapa negara lain.

Di sektor depan, lampu utamanya kini dibekali teknologi Adaptive LED Headlight System. Fitur ini membuat penerangan tetap maksimal tanpa menyilaukan pengendara lain dari arah berlawanan.

4 dari 5 Halaman

Tak lupa Nissan juga menyematkan sistem Pro-Pilot yang membuat Nissan Serena e-Power menjadi mobil semi-autonomus driving. Fitur ini juga mampu mengerem otomatis saat mobil diprediksi akan bertabrakan.

Mengutip dari SG Carmart, harga Nissan e-Power di Singapura mencapai SGD129.800 setara Rp1,33 miliaran, tanpa CoE (Certificate of Entitlement). Dengan CoE, mobil ini dibanderol SGD140.800 atau Rp1,45 miliaran (Kurs SGD1 = Rp10.306).

5 dari 5 Halaman

Lantas, apakah nantinya Nissan Serena e-Power juga masuk Indonesia? Mungkin saja. Namun, dengan usia all-new Nissan Serena yang baru menginjak 1 tahun pada Februari 2020 mendatang, tampaknya hal itu tidak akan terjadi dalam waktu dekat.

Meski demikian, PT NMI sempat menyatakan bahwa mereka memiliki rencana untuk menghadirkan teknologi e-Power di Indonesia. Bahkan, pabrikan asal Jepang ini pun ingin memasukkan mobil full-electric andalannya, Nissan LEAF EV.

(kpl/crn)

KOMENTAR

Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami