Mudik dengan Roda 4 atau 2, Status Sosialnya Beda

Di tengah paparan soal varian baru Wagon R Dilaga, Davy J Tuilan, 4W Sales, Marketing, and DND Director PT Suzuki Indomobil Sales, memberi gambaran soal tren penjualan mobil masa pra-mudik Lebaran. Dia menyebut bahwa bagi orang Indonesia, mobil itu tidak sekadar alat transportasi.

Rabu, 11 Juni 2014 18:15
Suzuki Karimun R (Arsip)
Editor : Ahmad Khoirudin

Otosia.com - Di tengah paparan soal varian baru Wagon R Dilaga, Davy J Tuilan, 4W Sales, Marketing, and DND Director PT Suzuki Indomobil Sales, memberi gambaran soal tren penjualan mobil masa pra-mudik Lebaran. Dia menyebut bahwa bagi orang Indonesia, mobil itu tidak sekadar alat transportasi.

"Mobil itu adalah status sosial. Antara mudik dengan roda dan mudik dengan roda empat, itu statusnya beda," kata Davy J Tuilan.

Hal ini terutama bagi mereka yang perantauan. Pulang kampung dengan kendaraan roda empat akan menunjukkan kesuksesannya setelah bekerja di kota besar.

"Apalagi kalau ceritanya merantau, keluar dari desa. Anak desa masuk Jakarta, berangkat naik andong, sampai stasiun naik kereta api, sampai Jakarta. Pulangnya naik roda empat. Itu statusnya berbeda."

PT Suzuki Indomobil Sales sendiri baru saja menawarkan varian baru dari mobil Rp 100 jutaannya, Wagon R Dilago.

Dilago dihargai Rp 105,7 juta dan menjadi varian atas setelah Wagon R varian GA, GL, dan GX, yang dilepas dengan harga mulai dari Rp 77 juta sampai Rp 99 juta. Harga ini pun diprediksi menarik bagi mereka yang akan mudik Lebaran

(kpl/why/rd)
TAGS :
KOMENTAR

BERITA TERKAIT





Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami