Motor Kerap Overheat? Ketahui Sebab dan Solusinya

Mesin menjadi panas ketika dikendarai adalah hal yang biasa. Namun, jika suhunya terus meningkat atau overheat hingga performa motor menurun, berarti ada sesuatu yang tidak beres.

Rabu, 23 Mei 2018 14:15
Ilustrasi: Rideasia.net
Editor : Cornelius Candra

Otosia.com - Mesin menjadi panas ketika dikendarai adalah hal yang biasa. Namun, jika suhunya terus meningkat atau overheat hingga performa motor menurun, berarti ada sesuatu yang tidak beres.

Salah satu gejala motor mengalami overheat ialah mesin yang tiba-tiba kehilangan tenaga. Kemungkinan terburuk adalah mogok. Tentunya, kondisi tersebut akan mengurangi kenyamanan dalam berkendara.

Dilansir dari Hondacengkareng.com, secara garis besar, overheat disebabkan oleh sirkulasi oli mesin yang terhambat dan proses pendinginan tidak maksimal.

Untuk mengatasi overheat, Otolovers bisa simak beberapa tips ini:

1. Oli

Salah satu komponen yang berperan besar pada kinerja mesin ialah oli. Tak hanya melumasi, oli juga berfungsi mengontrol suhu di ruang mesin. Karena itu, penggantian oli harus dilakukan secara teratur, setidaknya setelah menempuh 2.000 km.

2. Spesifikasi oli

Tak jarang pengendara yang masih belum paham mengenai jenis-jenis oli. Cara termudah adalah membaca buku manual karena di dalamnya telah tertera jenis dan tipe oli yang dianjurkan. Dengan oli yang sesuai, tentunya mesin akan bekerja lebih maksimal.

3. Piston

Piston yang terlalu rapat juga bisa menjadi penyebab overheat. Pasalnya, saluran pelumasan oli terhambat akibat piston yang tidak bisa bergerak bebas. Selain itu, blok mesin juga bisa rusak. Jika kondisi itu terjadi, disarankan untuk melakukan servis di bengkel resmi atau pun mekanik yang dipercaya.

TIPS BERGUNA LAINNYA, GENGS!

(kpl/crn)
TAGS :
KOMENTAR

BERITA TERKAIT





Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami