Motor Dilarang Masuk Jalan Protokol, Pasar Honda Relatif Stabil

Motor dilarang masuk jalan protokol MH. Thamrin, tidak membuat produsen kendaraan roda dua di Tanah Air tidak mengalami penurunan penjualan.

Sabtu, 07 Maret 2015 16:45
Ilustrasi Penjualan Motor Honda (foto: Tatan)
Editor : Ahmad Khoirudin

Otosia.com - Peraturan Gubernur DKI Jakarta yang melarang sepeda motor melintasi jalan MH. Thamrin yang telah diberlakukan beberapa waktu lalu, tidak membuat produsen kendaraan roda dua di Tanah Air tidak mengalami penurunan penjualan.

Larangan sepeda motor melintasi jalan MH. Thamrin hingga jalan Merdeka Barat yang berlaku jelang akhir tahun 2014, memang hanya berdampak kecil terhadap pasar sepeda motor di Indonesia.

"Peraturan tersebut tidak membuat pasar motor nasional khususnya Honda menurun. Justru, pasar relatif stabil," terang Edi Setiawan Head of Marketing PT Wahana Makmur Sejati di Jakarta, (6/3) semalam.

Menanggapi aturan dari Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok yang akan memperluas larangan ke beberapa jalan protokol di Jakarta, Edi mengatakan bahwa hingga saat ini sepeda motor tetap dibutuhkan masyarakat.

"Jika Ahok sudah memenuhi semua sarana transportasi di Jakarta, sepeda motor akan tetap dibutuhkan untuk koneksi dari rumah ke public transportation," tambah Edi.

Sepanjang Januari hingga Desember 2014, Wahana Makmur Sejati selaku Main Dealer sepeda motor Honda Jakarta Tangerang berhasil membukukan penjualan untuk semua tipe motor sebesar 460.000 unit. Jumlah ini menjadikan Honda memimpin market share di DKI Jakarta dan Tangerang.

Ragam Penjualan Sepeda Motor Lainnya

(kpl/tr/rd)
TAGS :
KOMENTAR

BERITA TERKAIT





Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami