Catat, Pengendara Sepeda Motor Perlu Tahu Pentingnya Defensive Riding

Untuk menghindari resiko kecelakaan di jalan raya umum, pemotor harus memahami arti Defensive Riding, yakni selalu memperhitungkan resiko yang akan terjadi.

Kamis, 25 Februari 2021 16:15
Catat, Pengendara Sepeda Motor Perlu Tahu Pentingnya Defensive Riding Ilustrasi tiga pemotor menuruni flyover (Otosia.com/Nazar Ray)

Editor : Nazarudin Ray

Otosia.com - Sepeda motor merupakan alat tranportasi harian favorit sebagian masyarakat Indonesia. Namun tidak seperti mobil, sepeda motor memiliki dampak fatalitas lebih besar jika terjadi kecelakaan.

Untuk menghindari resiko kecelakaan di jalan raya, selain kemampuan diri mengantisipasi potensi bahaya di jalan raya, kesiapan sepeda motor sangat penting.

"Faktor penyebab kecelakaan yang paling dominan adalah faktor pengendara sendiri, dimana salah satunya adalah seorang pengendara sepeda motor kurang menguasai teknik pengendalian sepeda motor yang baik dan aman," kata Safety Riding Development Section Head PT Daya Adicipta Motora, Ludhy Kusuma.

Jika kondisi sepeda motor dan kelengkapan berkendara sudah baik, langkah selanjutnya adalah memahami sebuah teknik yang dikenal sebagai Defensive Riding.

 

1 dari 2 Halaman

Defensive Riding adalah sebuah teknik atau cara dimana pada saat kita akan bergerak mengendalikan sepeda motor dengan terlebih dahulu melihat situasi sekitarnya, setelah itu ambil tindakan sesuai etika atau aturan yang berlaku, dan setelah itu operasikan sepeda motor sesuai kebutuhan.

"Masyarakat mengenal Defensive Riding ini adalah sebuah etika berkendara sepeda motor, demi keselamatan bersama dijalan raya alangkah bijaknya dalam berkendara terlebih dahulu untuk menganalisa situasi, mengambil keputusan sesuai etika, dan operasikan sepeda motor sesuai kebutuhan," terangnya.

 

2 dari 2 Halaman

Ada banyak contoh mempraktikkan teknik Defensive Riding di jalan raya. Misalnya, sepeda motor kita akan bergerak pindah dari kiri ke kanan atau sebaliknya di jalur yang sama, sebelum bergerak terlebih dahulu menyalakan lampu sein dan lihat situasi kiri kanan, apakah ada jarak atau tidak. Setelah di analisa situasinya aman dan ada jarak dengan kendaraan lain maka baru kita bergerak ke arah yang akan kita tuju.

"Tidak disarankan bergerak dulu setelah itu melihat situasi, karena itu namanya memotong kendaraan lain dan akan beresiko bertubrukan. Demi keselamatan bersama dijalan raya alangkah bijaknya dalam berkendara terlebih dahulu untuk menganalisa situasi, mengambil keputusan sesuai etika, dan operasikan sepeda motor sesuai kebutuhan," pungkasnya.

(kpl/nzr)

KOMENTAR

Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami