Mobil Murah Tak Akan Pengaruhi Penjualan Motor

Hadirnya Agya-Ayla, diduga akan menuai harapan beralihnya pengguna sepeda motor. Khususnya keluarga dengan dua anak, beralih menjadi pengguna mobil. Hal itu secara langsung akan memakan jatah penjualan sepeda motor.

Kamis, 18 Oktober 2012 08:30
Ilustrasi: Booth Yamaha di PRJ
Editor : Alvin

Otosia.com - Hadirnya Agya-Ayla, diduga akan menuai harapan beralihnya pengguna sepeda motor. Khususnya keluarga dengan dua anak, beralih menjadi pengguna mobil. Hal itu secara langsung akan memakan jatah penjualan sepeda motor. Namun asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) tidak melihatnya demikian.

"Daya beli pemakai sepeda motor di kisaran Rp 15 juta (secara umum), sementara mobil murah diperkirakan bisa empat kalinya. Saya rasa ini tidak berpengaruh (pengguna sepeda motor ke mobil)," ungkap Ketua Umum AISI Gunadi Sindhuwinata di Jakarta, Selasa.

Sebagai informasi, Daihatsu Ayla sendiri kabarnya akan dipasarkan dalam tiga varian dengan kode D, M, dan X. Varian D sebagai yang termurah dilepas dengan harga Rp 75 juta tanpa AC dan sistem hiburan audio.

Varian M tersedia dalam pilihan transmisi M/T dan A/T dengan perbedaan harga Rp 10 juta (manual Rp 80 juta, sedangkan otomatis Rp 90 juta). Adapun varian X sebagai yang termahal juga dipasarkan dengan pilihan dua transmisi, M/T Rp 88 juta dan A/T Rp 100 juta.

Gunadi Sindhuwinata pun mengungkapkan bahwa Jakarta masih bermasalah dengan kemacetan. Sistem angkutan umum sebagai alat transportasi andalan bagi banyak warganya masih belum memadai, ketimbang menggunakan sepeda motor sebagai komuter.

"Uang muka juga jadi masalah. Kenaikan (uang muka) sekarang menjadi 25-30 persen," ungkapnya menggambarkan bahwa budget pembelian kendaraan roda empat masih belum sebanding dengan harga kendaraan roda dua secara umum.

Tak hanya pada mobil, daya beli masyarakat terhadap kendaraan bermotor roda dua pun agaknya terpengaruh dengan adanya aturan uang muka atau down payment (DP) sebesar 25 persen, plus kenaikan BBM di awal kuartal kedua 2012. AISI terpaksa merevisi target semula 8,6 juta unit di tahun 2012 menjadi 7,1 juta unit.

Meski demikian, AISI tetap yakin bahwa pada 2013, mereka akan mengoreksi kembali penjualan menjadi 10 juta unit.

(kpl/why/vin)
TAGS :
KOMENTAR

BERITA TERKAIT





Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami