Mobil Jarang Dipakai Timbul Jamur Pada Jok, Kok Bisa?

Jamur pada jok mobil bisa timbul selain karena perubahan pola cuaca, juga karena material bahan pelapis kurang adaptif terhadap suhu.

Jum'at, 05 Juni 2020 08:45
Mobil Jarang Dipakai Timbul Jamur Pada Jok, Kok Bisa? Ilustrasi pelapis jok aftermarket (arsip otosia)

Editor : Nazarudin Ray

Otosia.com - Mobil yang lama tersimpan apalagi dibiarkan terus menerus terkena matahari langsung bisa menimbulkan jamur atau noda, baik pada jok hingga plafon. Jika pelapis berwarna gelap, mungkin jamur tidak terlalu terlihat. Berbeda halnya jika pelapisnya berwarna terang, seperti krem atau cokelat muda.

Menurut Ade Hikmatullah, Marketing & Promotion Total Synthetic Leather, secara umum jamur timbul selain karena faktor suhu dan perubahan pola cuaca yang ekstrem, juga karena material bahan pelapis yang kurang adaptif terhadap cuaca atau suhu udara.

Noda yang dibiarkan dan jarang dibersihkan juga dapat memicu timbulnya bakteri, parasit hingga jamur.

Selain itu pelapis jok yang tidak bagus rentan timbul gelembung, kendur dan menyimpan udara sehingga reaktif memunculkan bercak noda, seperti jamur.

"Unsur alam saling berkaitan. Jika ini berkaitan dengan kulit jok bisa jadi material di dalamnya mengalami penurunan, seperti pelapukan atau berkumpulnya parasit di setiap permukaan kulit jok yang memancing timbulnya jamur, dan mengundang bau yang tidak sedap," katanya.

1 dari 2 Halaman

Jika dibiarkan jamur akan meninggalkan noda. "Awalnya timbul jamur, lalu mengendap jadi kotor. Terus jadi noda," tukasnya. "Kalau nodanya lama dibiarkan, kemudian tetap membandel dan sulit dibersihkan, sebaiknya kulit diganti, agar keindahan dan kebersihan dalam mobil tetap terjaga."

Karena itu untuk meminimalisir timbulnya jamur, Ade menyarankan pilih pelapis jok yang adaptif dan mengandung anti UV, baik sintesis maupun kulit. Selain itu harus tebal, namun tetap terjaga kelenturan dan proporsional.

2 dari 2 Halaman

Untuk membersihkannya, dapat menggunakan cairan ber-PH rendah. Jangan menggunakan cairan yang tidak jelas, yang malah dapat merusak bagian finishing atau terluar kulit. Sedangkan pelapis jok merek Total menurut Ade cukup dibersihkan dengan air hangat.

"Intinya baik kulit atau sintetis sama aja pembersihannya kalau ada jamur. Tetapi kalau kulit ada lotion tersendiri. Dia perlu palembab khusus dan perawatannya lebih mahal," tutupnya.

(kpl/nzr)

KOMENTAR

Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami