Mobil Jarang Digunakan Ternyata Tetap Bisa Rusak

Meskipun mobil jarang digunakan, masih ada potensi terjadinya kerusakan.

Senin, 01 April 2019 17:15
Ilustrasi mobil menganggur di garasi (2packepoxy.com.au)
Editor : Cornelius Candra

Otosia.com - Salah satu alasan pemilik menggunakan moda tranportasi umum, sepeda motor, atau pun angkutan online ialah kemacetan. Berbagai kendaraan tersebut dinilai lebih praktis dan tidak menghabiskan tenaga serta waktu yang berlebih.

Dengan begitu, banyak mobil yang hanya didiamkan di garasi, bahkan hingga berbulan-bulan. Namun, mobil yang jarang digunakan bukan berarti sehat-sehat saja. Bahkan, jika mobil hanya didiamkan saja, bakal berpotensi mengalami kerusakan.

Melansir Suzuki Indonesia dalam Liputan6.com, agar mobil yang jarang digunakan tetap sehat atau tidak mengalami kerusakan, terutama aki lemah, ban peyang, atau masalah lainnya, nyalakan dan jalankalah mobil setiap dua atau tiga pekan sekali. Memang, bisa saja mobil didiamkan di garasi rumah sampai beberapa bulan tanpa masalah. Tapi ingat, kerusakan berpotensi terjadi sewaktu-waktu.

Karena itulah, usahakan untuk menjalankan mobil beberapa waktu dalam tiap bulan sejauh sekitar 15 km dengan kecepatan sekitar 80 km/jam. Cara ini tidak cuma untuk memanaskan mesin, tapi juga bisa menjadi seperti ‘olahraga’ supaya kondisi mobil, khususnya mesinnya tetap segar bugar.

Menghidupkan mesin langsam selama 10 menit memang cukup untuk memanaskan mesin hingga suhu maksimal, tapi itu sebenarnya belum cukup untuk menjaga performa transmisi, suspensi, rem, climate system (termasuk air conditioner), power steering dan semua oli dan cairan yang ada di dalam mesin mobil.

Selain itu, dengan menjalankan mobil sekali waktu dengan jarak tempuh sekitar 15 km pada kecepatan 80 km/jam juga bisa menghangatkan lagi komponen yang sudah lama ‘tidur’ karena dari jarang dioperasikan.

Satu keluhan yang paling banyak muncul karena mobil terlalu lama parkir di garasi adalah menurunnya daya aki. Untuk bisa mengisi kembali daya listrik yang hilang, tidak cukup hanya dengan menghidupkan mesin beberapa menit, tapi mobil juga harus dijalankan cukup jauh dalam waktu yang cukup lama.

Jadi, tidak bisa hanya satu atau dua hari mobil dijalankan untuk mengisi daya aki. Minimal selama satu pekan penuh mobil harus setiap hari dijalankan, dan setelahnya bisa disimpan lagi di garasi.

Apabila mobil terparkir selama lebih dari 1 bulan, daya aki akan terus berkurang. Pasalnya, komponen ini tetap memberi tenaga pada beberapa sistem elektronik yang aktif, seperti immobilizer dan alarm.

Sumber: Liputan6.com

BACA INI JUGA DONG OTOLOVERS

(kpl/crn)
TAGS :
KOMENTAR

BERITA TERKAIT





Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami