Mitsubishi Nilai Teknologi Hibrida Paling Tepat untuk Diterapkan di Indonesia

Infrastruktur untuk kendaraan listrik dinilai belum siap. Infrastruktur ini meliputi stasiun pengisian daya atau spesifikasi daya (listrik) masyarakat Indonesia untuk kebutuhan charging.

Jum'at, 01 Juni 2018 13:45
Foto by bauersecure.com
Editor : Nurrohman Sidiq
Reporter : Muhammad Hafid

Otosia.com - Kendaraan listrik menurut Presiden Direktur PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) Kyoya Kondo, bukanlah merupakan model terbaik untuk diterapkan di industri otomotif saat ini.

Pasalnya, infrastruktur untuk kendaraan listrik dinilai belum siap. Infrastruktur ini meliputi stasiun pengisian daya atau spesifikasi daya (listrik) masyarakat Indonesia untuk kebutuhan charging.

Ia pun menilai menilai teknologi hibrida menjadi sebuah solusi yang cukup ideal untuk diterapkan saat ini. Teknologi tersebut menggabungkan antara mesin konvensional dengan baterai yang dapat mengakomodasi kebutuhan masyrakat dalam hal jarak tempuh dan ketersediaan infrastruktur.

"Solusi practical itu pakai PHEV Kalau EV infrastruktur blm ready. Ditambah iklim panas, itu akan AC nyala terus, baterai akan cepat habis. Kalau PHEV baterai habis, masih ada bensin. PHEV solusi paling cocok di terapkan dalam waktu dekat," jelas Kondo saat buka puasa bersama media di Jakarta, Rabu (30/05).

Sayangnya, Kondo tak bisa mengungkapkan kapan kendaraan PHEV di Indonesia akan siap beredar. Namun, pihaknya akan terus mengembangkan PHEV di Indonesia.

MMKSI sendiri beberapa waktu lalu sempat menyumbangkan unit PHEV ke pemerintah Indonesia untuk dijadikan bahan penelitian. Diharapkan dari hasil studi ini, pemerintah dapat menemukan formula yang tepat agar bisa mewujudkan visi kendaraan listrik di Indonesia.

SUDAH BACA INI BELUM?

(kpl/FID/sdi)
TAGS :
Join Otosia.com
KOMENTAR

BERITA TERKAIT





Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami