Fitur Istimewa Mitsubishi Eclipse Cross PHEV 2020, Bisa Jadi Sumber Listrik Rumah

Mitsubishi meluncurkan Eclipse Cross terbaru, satu diantaranya model PHEV. Salah satu kelebihannya, varian ini bisa menjadi sumber listrik rumah tangga.

Sabtu, 05 Desember 2020 21:15
Fitur Istimewa Mitsubishi Eclipse Cross PHEV 2020, Bisa Jadi Sumber Listrik Rumah Mitsubishi Eclipse Cross PHEV (MMC)

Editor : Nazarudin Ray

Otosia.com - Mitsubishi Motor Corporation (MMC) meluncurkan Eclipse Cross Plugin hybrid (PHEV) dan model bensin di Jepang. Eclipse Cross terbaru dikembangkan di bawah konsep desain Daring Grace, bodi diperpanjang serta desain depan dan belakang yang dibenahi kembali menciptakan tampilan SUV yang ramping dan dinamis.

Pada model terbaru ini desain Dynamic Shield telah berevolusi. Tata letak pencahayan yang diberikan penyegaran melengkapi desain depan dengan tampilan yang tajam dan sporti. Skid plate di bagian bawah kedua bumper menambah kesan SUV yang bertenaga.

MMC memperbarui kaca depan ganda dari model sebelumnya menjadi kaca depan tunggal, dan pada saat yang sama memberikan visibilitas belakang yang lebih jelas. Lampu belakang tiga dimensi ditempatkan pada posisi yang lebih tinggi untuk tampilan khas yang juga mudah dilihat di jalan.

1 dari 4 Halaman

Untuk model PHEV, Mitsubishi hanya memberikan pilihan warna bodi White Diamond, yang memancarkan kilau putih mutiara dan nuansa logam yang halus.

Untuk interior terdapat trim hitam baru dengan jok berbahan kombinasi suede timbul dan kulit sintetis. Sedangkan pilihan jok kulit menawarkan warna abu-abu terang di samping warna hitam konvensional. Trim pintu juga serasi dengan warna jok mobil untuk menghasilkan ruang interior yang sporty.

Sama seperti Outlander PHEV, Eclipse Cross PHEV punya keistimewaan sebagai sumber listrik rumah tangga berkat stop kontak on-board AC 100 volt. Stop kontak ini memiliki daya maksimum 1.500 watt, dan memasok daya ke elektronik dan peralatan rumah tangga untuk rekreasi di luar ruangan dan sebagai sumber listrik dalam keadaan darurat.

2 dari 4 Halaman

Kendaraan ini juga dapat berfungsi sebagai baterai isi ulang yang memberi daya pada seluruh rumah tangga dengan energi yang tersimpan dengan menghubungkan perangkat V2H 6 ke port pengisian daya cepat.

"Eclipse Cross baru adalah mitra ideal bagi pengemudi yang ingin berbuat lebih banyak dengan mobil mereka, dan mencari tantangan baru. Di Mitsubishi Motors, kami juga berkomitmen untuk membantu mewujudkan lingkungan yang berkelanjutan dengan menerapkan teknologi EV dan PHEV kami ke penggunaan yang lebih luas," kata Takao Kato, CEO Mitsubishi Motors

Eclipse Cross PHEV menggunakan sistem PHEV 4WD motor ganda yang dimodifikasi dari Outlander PHEV. Arsitekturnya terdiri dari satu motor listrik berdaya tinggi di depan dan satu belakang, baterai penggerak berkapasitas besar, dan mesin MIVEC 2,4 liter. Kombinasi tersebut menghasilkan akselerasi cepat, senyap, dan bertenaga.

3 dari 4 Halaman

Mode penggerak

Model ini memakai baterai penggerak 13,8 kWh dengan jangkauan serba listrik 57,3 km (Mode WLTC). Terdapat tiga mode penggerak, yakni Mode EV menggerakkan dengan motor listrik menggunakan tenaga dari baterai penggerak, Mode Hybrid Seri menggunakan mesin bensin untuk menghasilkan tenaga untuk motor listrik yang menggerakkan kendaraan, serta Mode Hibrid Paralel menggunakan mesin bensin untuk menggerakkan mobil dengan bantuan motor listrik.

Perpindahan otomatis di antara mode-mode ini sesuai dengan kondisi berkendara memungkinkan pengemudi merasakan kenikmatan berkendara di berbagai lingkungan.

Model PHEV menawarkan tiga level trim, yakni tipe M standar dilengkapi dengan fitur keselamatan pencegahan, tipe G memiliki fitur tambahan termasuk stopkontak 100 volt (maks 1.500 watt) dan Head Up Display, dan tipe High-end P memiliki tampilan sendiri.

Selain itu ada Mode Tarmac, yang memberikan tingkat menikung dan stabilitas yang lebih tinggi terutama pada permukaan yang kering dan beraspal.

4 dari 4 Halaman

Sistem S-AWC dan fitur

Eclipse Cross PHEV menggunakan sistem S-AWC pada twin-motor 4WD yang dapat dengan bebas mendistribusikan tenaga penggerak ke motor listrik depan dan belakang tanpa kehilangan transmisi.

Sistem ini memiliki presisi tinggi dan dapat mengontrol kendaraan saat menikung maupun pengereman. Insinyur MMC telah mengoptimalkan distribusi bobot depan-belakang pada dan menurunkan pusat gravitasinya dengan menempatkan baterai berkapasitas tinggi di bawah bagian tengah lantai.

Pada bagian dalam Eclipse Cross dipasangkan 8 speaker premium yang disetel secara akustik dan diposisikan secara khusus untuk bentuk kendaraan. Kain fiber glass dengan speaker vapor cone aluminium dan tweeter carbon cone mid-range di depan dengan speaker 2 arah koaksial di pintu belakang yang sejajar dengan tweeter untuk menghasilkan kualitas suara yang halus dan lancar.

Navigasi tautan ponsel cerdas baru menawarkan fitur yang nyaman termasuk navigasi rute melalui peta internal dan kompatibilitas dengan informasi lalu lintas VICS. Apple CarPlay9, cara lebih cerdas dan aman untuk menggunakan iPhone saat mengemudi, dan juga Android AutoTM 10. 

Tampilan layar juga telah diperbesar menjadi 8 inci, sehingga lebih jelas untuk dilihat dan dioperasikan. Di Jepang Eclipse Cross PHEV dibanderol mulai dari 3.848.900 yen hingga 4.477.000 yen.

Melihat kesuksesan Outlander PHEV di Indonesia, boleh jadi Eclipse Cross PHEV juga akan diboyong oleh PT Mitsubihsi Motors Krama Yudha Sales Indonesia ke Tanah Air.

 

(kpl/nzr)

KOMENTAR

Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami