Menengok Nasib Livina Usai Pabrik Nissan Diambil Alih Mitsubishi

PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Indonesia (MMKI) akan mengambil alih pabrik PT Nissan Motor Indonesia (NMI) di Purwakarta.

Kamis, 04 Juni 2020 16:15
Menengok Nasib Livina Usai Pabrik Nissan Diambil Alih Mitsubishi All New Nissan Livina, kembaran Mitsubishi Xpander (Nazar Ray)

Editor : Nazarudin Ray

Otosia.com - PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Indonesia (MMKI) direncanakan akan mengambil alih pabrik PT Nissan Motor Indonesia (NMI), menyusul ditutupnya pabrik Nissan Kota Industri Kota Bukit Indah, Purwakarta, Jawa Barat. Penutupan kedua pabrik Nissan ini merupakan salah satu poin strategis dari Nissan Jepang.

Hal ini dibenarkan Presiden dan CEO Nissan Motor Co Ltd., Makoto Uchida. Ia mengatakan bahwa ini merupakan rencana strategis Nissan dalam rencana empat tahun mendatang.

Penutupan pabrik di Indonesia merupakan bagian dari rencana optimalisasi bisnis. Penutupan pabrik perakitan Nissan di Indonesia menjadikan Thailand sebagai basis produksi untuk wilayah ASEAN.

Penutupan pabrik Nissan juga dilakukan di Spanyol, dan pabrik Nissan di Sunderland, Inggris, menjadi pusat basis wilayah Eropa.

 

1 dari 2 Halaman

Dengan adanya penutupan ini, pabrik di Purwakarta tak lagi memproduksi mobil Nissan. Terakhir pabrik Nissan merakit mesin All New Nissan Livina, kembaran dari Mitsubishi Xpander. Sebelumnya Nissan juga sudah menghentikan produksi merek Datsun.

Kabarnya, produksi Livina tetap akan dilanjutkan MMKI sebagai kolaborasi global keduanya, yang tergabung dalam aliansi bersama Renault.

Pihak Mitsubishi yang dikonfirmasi hal ini belum dapat memberikan informasi lebih banyak soal pengambilalihan pabrik Nissan di Purwakarta.

"Officialnya sebenarnya dari MMKI. Kami menunggu statement resmi dari mereka," kata Aditya Wardani, Head of PR & CSR PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI).

 

2 dari 2 Halaman

Produksi Turun

Menurut data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) produksi mobil merek Nissan pada 2018 di pabrik itu mencapai 3.468 unit, turun 70 persen dari tahun sebelumnya dan hanya menyumbang 0,3 persen dari total produksi mobil di Indonesia.

Sementara penjualan retail mobil Nissan pada periode Januari hingga April 2020 tercatat sebanyak 165 unit dari total penjualan seluruh merek sebanyak 24.276 unit. Penurunan penjualan terjadi salah satunya akibat adanya pandemi corona COVID-19 dan pelaksanaan PSBB.

(kpl/nzr)

KOMENTAR

Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami