Miris, Simak 'Curhatan' Mengenai Oknum Pungli Sopir Truk ini!

Kehidupan para sopir truk yang mengangkut barang-barang dari berbagai daerah ternyata cukup bikin geleng-geleng, karena sering 'dipalak' oleh beberapa oknum. Simak detailnya

Senin, 09 Mei 2016 12:15
Oknum Polisi (foto: Facebook Arbi Sanit Hilman)
Editor : Fajar Ardiansyah

Otosia.com - Pungli alias pungutan liar semacam jadi penyakit dari banyak oknum di Indonesia. Tak cuma datang dari institusi resmi, pungli bisa dilakukan oleh preman-preman, bahkan pihak-pihak yang tak memiliki peran pada kelangsungan lalu lintas.

Mungkin tulisan dari pemilik akun facebook Arbisanit Hilman ini bisa merepresentasikan bagaimana parahnya pungli berakibat cukup kentara pada kehidupan para pengemudi truk. Pemilik akun facebook ini juga mempost beberapa foto yang menurutnya merupakan oknum pungli tersebut.

Diposting pada 7 Mei 2016 lalu, Arbisanit Hilman mencurahkan isi hatinya dengan berkata bahwa pekerjaan yang digeluti oleh para sopir truk sering membuat hasil kerja tak terlalu terasa karena harus 'dibagi' dari Bakaheuni hingga Palembang, diasumsikan pembagian tersebut merupakan kegiatan pungli.

Dirinya juga menyoroti dengan batas tonase yang seringkali dijadikan objek beberapa oknum berseragam untuk bisa memungut sejumlah uang dari para sopir truk yang melintas. Sementara Arbisanit sendiri berharap jika memang ada batas tonase, maka diharapkan ada tulisan, aturan dan konsekuensi yang jelas daripada harus menyelipkan uang bagi beberapa pihak.

Di akhir status, dirinya juga menuliskan harapan supaya pihak yang bertugas lebih tegas lagi untuk menindak para pelaku pungli ini. Beberapa harapan yang diungkapkan adalah adanya tindakan tegas pada para preman, termasuk juga dengan pemasangan CCTV. waduh kalau ada pungli seperti ini kasihan para sopir truk ya, penghasilannya terkikis terus.

BERITA YANG TAK BOLEH DILEWATKAN LAINNYA!

(kpl/fjr)
TAGS :
KOMENTAR

BERITA TERKAIT





Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami