Menjajal Kecanggihan Park Assist BMW 530i Luxury

Beberapa waktu lalu Otosia berkesempatan langsung mencoba salah satu lini terbaik BMW Group Indonesia yaitu 530i Luxury.

Selasa, 27 Februari 2018 20:30
Foto: Hafid
Editor : Fitradian Dhimas
Reporter : Muhammad Hafid

Otosia.com - Beberapa waktu lalu Otosia berkesempatan langsung mencoba salah satu lini terbaik BMW Group Indonesia yaitu 530i Luxury. Sedan mewah ini dilengkapi berbagai macam teknologi terkini yang mampu mempermudah penggunanya berkendara.

Salah satu fitur yang paling menarik perhatian adalah Park Assist. Sebagai fitur standar All-new BMW Seri 5, Park Assist membantu pengendara dalam mencari ruang parkir, sekaligus memarkirkannya secara otonom.

Cara kerjanya terbilang sangat mudah, fitur ini akan bekerja dengan syarat kendaraan bergerak dengan kecepatan di bawah 33 km/jam, berjarak 1,5 meter dari tempat parkir dan ruangnya memungkinkan untuk mobil masuk. Di sinilah letak kelebihan Park Assist BMW, di mana pengendara hanya perlu melakukan empat tindakan, yaitu tekan, arahkan, pindahkan dan tahan.

Saat akan memulai aktivitas parkir, pengendara cukup menekan tombol parking assistance yang berada di konsol tengah. Sebuah informasi pencarian ruang parkir akan muncul di layar eDrive dan meminta konfirmasi apakah ingin parkir lateral atau pararel. Kemudian pengendara cukup memenuhi persyaratan kecepatan dan jarak hingga akhirnya ruang parkir ditemukan. Sampai sini pengendara baru melakukan tindakan 'tekan'.

Selanjutnya 'arahkan', tindakan kedua ini hanya memerlukan pengendara untuk menyalakan lampu sein sesuai arah ruang parkir. Kemudian pindahkan posisi transmisi menjadi mundur. Langkah terakhir adalah menekan dan menahan tombol park assistance selama proses parkir. Pengendara hanya perlu mengawasi proses dengan bersiap menekan pedal rem, sebagai tindakan antisipasi terhadap kondisi tertentu apabila tak terbaca oleh sensor.

Pada awalnya kami sedikit skeptis Park Assist dapat bekerja dengan sempurna. Pasalnya kondisi lapangan parkir di Indonesia yang beragam tentunya akan menjadi sebuah tantangan tersendiri. Kami melakukan dua buah percobaan, yaitu memarkirkan kendaraan di ruang yang memiliki marka (garis berwarna putih) dan tidak.

Mengambil tempat di rest area KM 57 Tol Cikampek, kami mencoba parkir di ruang bermarka dengan kondisi yang cukup sempit. Mengikuti prosedur di atas, seketika kemudi dan akselerasi kendaraan bergerak dengan sendirinya tanpa bantuan atau campur tangan kami. Ketika mobil mendeteksi adanya rintangan baik di belakang maupun di depan, mobil akan berhenti dan melakukan koreksi hingga akhirnya bisa masuk ke dalam ruang parkir. Proses parkir berakhir ketika mobil sudah sejajar dengan marka.

Percobaan kedua bertempat di area perbelanjaan dengan ruang parkir tak bermarka. Ternyata meski tak bermarka, mobil tetap bisa mencarikan ruang parkir. Bahkan mobil terparkir sejajar dengan mobil di sebelahnya dan tetap menyediakan ruang yang cukup untuk keluar masuk pengendara.

BERITA MENARIK LAINNYA

(kpl/fid/fdk)
TAGS :
KOMENTAR

BERITA TERKAIT





Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami