Mengubah Busi Standar Jadi Racing, Apa Efeknya?

Beberapa lalu di sosial media muncul sebuah tayangan yang menjelaskan bagaimana mengubah busi standar sepeda motor menjadi busi racing.

Rabu, 14 Februari 2018 13:15
Foto: Nazar Ray
Editor : Fitradian Dhimas
Reporter : Nazarudin Ray

Otosia.com - Beberapa lalu di sosial media muncul sebuah tayangan yang menjelaskan bagaimana mengubah busi standar sepeda motor menjadi busi racing. Namun kemudian timbul pertanyaan, apakah cara demikian memberikan pengaruh terhadap performa motor atau malah sebaliknya?

Untuk menjawabnya, tidak ada salahnya untuk mengetahui apa itu busi racing dan standar. Menurut Diko Oktaviano, Technical Support NGK Busi Indonesia, ada beberapa varian busi, seperti Nickel Standar, Platinum GPower, Iridium IX, Laser Platinum, Laser Iridium, Double Fine Iridium, Iriway, dan Racing Competition.



Masing-masing spesifikasi busi tersebut punya kelebihan tersendiri dengan penyesuaian mesin yang dibutuhkan. Seperti yang kita tahu Kekuatan busi dipengaruhi oleh banyak faktor diantaranya, material bahan , kemampuan kecepatan membuang panas, bentuk elektroda yang berfungsi sebagai peredam efek "Quenching", dan fitur, seperti nilai resistor yang berbeda dari standar, elektroda anti getaran, special design dan sebagainya

"Nah pada saat kita masuk ke dunia racing otomatis kondisi engine yang dibutuhkan sudah tidak standar lagi dan akan mengalami peningkatan yang sesuai dengan kondisi modifikasi itu sendiri. Pada saat kita merubah kondisi engine menjadi racing, sedikitnya engine akan mengalami perubahan panas dan akan ada getaran-getaran yang tinggi karena dia harus berada pada kondisi kerja dengan rpm tinggi. Otomatis kondisi standar sudah tidak masuk lagi kedalam kriteria kondisi tersebut," buka Diko Oktaviano kepada otosia.com.



Jadi apakah busi standar motor bisa dirubah menjadi busi racing? Menurut Diko, hal ini tidak mungkin lantaran kebutuhan racing tidak akan bisa menyerupai keadaan standar. Meski dipaksakan tetap saja busi standar berbahan nickel

Begitu juka ketika busi standar dimodifikasi, seperti dipotong atau dibuat tappered. Cara demikian tidak membuat motor "ngacir". Pasalnya dipotong ataupun dibentuk tappered tetap saja elektroda pusat terbuat dari nickel dan bentuknya masih kotak (Square). "Jadi percuma saja dimodif bagian itu, efek percikan yang dirasa akan menjadi sesaat karena titik pengapian sudah bergeser," terangnya

Yang pasti titik awal pengapian busi sudah bergeser. Selain itu tingkat keausan juga pasti jadi lebih meningkat sebab busi standar yang dimodifikasi menerima panas yang diluar kemampuannya

Efek lainnya, akan ada ketidakstabilan pembakaran, karena titik pengapian bergeser menjadi tidak fokus , keausan jadi lebih cepat, serta rawan terhadap busi bocor atau dengan kata lain percikan akan mengalir tidak melalui elektroda.

BERITA MENARIK LAINNYA

(kpl/nzr/fdk)
TAGS :
KOMENTAR

BERITA TERKAIT





Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami