Mengintip Deretan Lamborghini Klasik di Pacific Place

Lamborghini Jakarta meluncurkan Aventador SVJ untuk pertama kalinya di Indonesia, Jumat (5/4). Bersamaan dengan peluncuran tersebut dipamerkan pula deretan Lamborghini klasik milik para kolektor pada acara ‘Lamborghini Jakarta Showcase’ di Pacific Place Jakarta.

Minggu, 07 April 2019 10:15
Lamborghini Diablo VT (Otosia.com/Nazarudin Ray)
Editor : Ahmad Muzaki
Reporter : Nazarudin Ray

Otosia.com -
Lamborghini Jakarta meluncurkan Aventador SVJ untuk pertama kalinya di Indonesia, Jumat (5/4). Bersamaan dengan peluncuran tersebut dipamerkan pula deretan Lamborghini klasik milik para kolektor pada acara ‘Lamborghini Jakarta Showcase’ di Pacific Place Jakarta.

Deretan supercar retro legendaris asal Italia ini cukup mencuri perhatian pengunjung mall. Diantaranya Lamborghini Espada, Countach edisi 25 Anniversary, dan Diablo VT.

Ketiganya pernah tersohor di jamannya, namun terlihat masih terawat dengan apik dan mulus.



Lamborghini Espada yang dipamerkan mengusung mesin 3.9L 12 silinder, bertransmisi manual dengan tenaga mencapai 350 CV atau 257 kW pada 7.500 rpm, serta torsi puncak 393 Nm pada 5.500 rpm. Berpenggerak roda belakang, combined consumption adalah 28 liter/100 km.



Lalu Lamborghini Countach edisi 25 Anniversary dipersenjatai mesin 5.5L, 12 silinder yang dikawinkan dengan transmisi ZF 5 percepatan reverse manual. Daya maksimum yang disemburkan mencapai 455 CV atau 335 kW pada 7000 rpm, dan torsi 501 Nm pada putaran 5.200 rpm. Kombinasi bahan bakarnya adalah 22,4 liter/100 km.



Berwarna silver metalik, Lamborghini klasik lainnya, Diablo VT, dibekali mesin berkapasitas 5.992L, 12 silinder dan berpenggerak roda 4 wheel drive. Bertransmisi manual, tenaga maksimal yang diletupkan 550 CV (405 kW) pada 7.100 rpm, dan torsi 620 Nm pada putaran mesin 5.500 rpm. Kombinasi bahan bakar 19,5 liter/100 km.

Berbeda dengan ketiga mobil di atas yang dipamerkan di ruang terbuka, Lamborghini yang langka di dunia, Miura S tahun 1971 milik Yuswo Tirto Widjojo (Boutje) berada di area dalam gerai Lamborghini Pacific Place. Namun Lamborghini Miura S berlabur Verde Scandal (green) ini bisa dilihat dari luar.



Miura S yang dipajang memiliki nilai histori tersendiri dan punya catatan wara-wiri hingga ke Britania Raya. Apalagi Boutje adalah satu-satunya orang Indonesia yang memiliki Lamborghini Miura S dalam keadaan orisinil.

Menilik sejarahnya, Lamborghini Miura S merupakan produksi tahun 1971. Wujudnya kini sudah sempurna dan sempat memukau Kerajaan Inggris setelah dibenahi oleh Polo Storico Lamborghini pada tahun 2016 lalu.

Baca Ini Juga Dong Otolovers

(kpl/nzr/ahm)
TAGS :
Join Otosia.com
KOMENTAR

BERITA TERKAIT





Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami