Mengintip Aston Martin DBS Superleggera yang Mengaspal di Indonesia

Aston Martin Jakarta memboyong DBS Superleggera ke Indonesia, sekaligus menghadirkan kembali logo iconic ‘Superleggera’ yang sebelumnya pernah muncul pada seri Aston Martin Superleggera tahun 1967.

Rabu, 29 Mei 2019 17:45
Mengintip Aston Martin DBS Superleggera yang Mengaspal di Indonesia Aston Martin DBS Superleggera (Aston Martin Jakarta)

Editor : Ahmad Muzaki
Reporter : Nazarudin Ray

Otosia.com - Aston Martin Jakarta memboyong DBS Superleggera ke Indonesia, sekaligus menghadirkan kembali logo iconic ‘Superleggera’ yang sebelumnya pernah muncul pada seri Aston Martin Superleggera tahun 1967.

Dalam model terbaru ini logo tersebut hadir pada bagian kap mesin, sehingga menambah keindahan eksterior model ini.

Kolaborasi Aston Martin dan DBS sebelumnya telah melahirkan beberapa seri unggulan Aston Martin, seperti DB4, DB 5, DB 6, Mark 1 dan terakhir adalah DBS Superleggera yang merupakan model terbaru dengan bobot konstruksi yang sangat ringan dibandingkan dengan model sebelumnya.

DBS Superleggera tidak hanya menandai kembalinya kejayaan nama Aston Martin, namun juga kembalinya ke posisi puncak sektor Super GT.

 

1 dari 4 Halaman

Rangka DBS Superleggera

Rangka DBS Superleggera

Kendati punya desain dan teknik modern, DBS Superleggera tetap mengusung ciri khas hardest hitting khas model flagship Aston Martin. Kombinasi rangka besar mewah yang atletis dan gagah menjadi perwujudan bahasa keindahan yang sebenarnya. Ditambah lekukan aerodinamis mobil yang mampu mengalirkan udara dengan sangat baik saat mobil dipakai berkendara di jalan

Pengembangan inovasi konsep aerodinamis pertama kali dilakukan oleh Aston Martin pada DB11, seperti pada curlicue dan aeroblade mobil, kemudian berlanjut lebih jauh pada double diffuser yang terinsinpirasi dari mobil F1. Dengan berat downforce 180kg pada VMAX, DBS Superleggera menjadi model Aston Martin dengan figur tertinggi. Pengembangan signifikan ini hadir tanpa tambahan drag penalty.

Rangka DBS Superleggera merupakan evolusi dari struktur aluminium ikatan ringan generasi terbaru yang pertama kali dipakai oleh Aston Martin pada DB11, dengan double wishbone buatan di bagian depan dan sistem multi-link yang canggih di bagian belakang.

Memiliki redaman adaptif generasi terbaru, DBS Superleggera memiliki sensor yang mampu mendeteksi kondisi lingkungan berkendara dimana pun berada, sesuai dengan keinginan dari pengendara. DBS Superleggera memiliki powertrain dan rangka dengan 3 pilihan mode dinamis, yaitu GT, Sport dan Sport Plus. Opsi tersebut dapat dipilih oleh pengemudi untuk mengintensifkan atau melonggarkan respons DBS Superleggera sesuai dengan kebutuhan pengemudi.

2 dari 4 Halaman

Mesin DBS Superleggera

Mesin DBS Superleggera

“Berkat torsi luar biasa yang tersedia dari twin-turbo V12-nya, DBS Superleggera juga memiliki daya tarik yang mengagumkan, namun tetap mempertahankan dinamikanya secara hati-hati sehingga compatible bagi pengemudi dari semua level kemampuan. DBS Superleggera dirancang dengan sangat baik, diselesaikan dengan obsesif dan sangat kuat, sehingga membuat setiap inci dari model ini merupakan perwujudan flagship Aston Martin yang sesungguhnya,” kata President & CEO Aston Martin, Dr Andy Palmer.

Aston Martin DBS Superleggera merupakan salah satu Super GT terbaik di dunia. Diciptakan dengan rangka berbahan dasar serat karbon, model terbaru Aston Martin ini memiliki tampilan gagah dan stylish. Keindahan penampilan DBS Superleggera disempurnakan dengan performa mesin dari Aston Martin’s 5.2 liter twin turbo V12, yang mampu menghasilkan kekuatan dan torsi yang besar. Ini tentunya akan membuat DBS Superleggera menjadi sangat responsif dan menghasilkan performa gear yang luar biasa.

Sebagai Super GT unggulan, DBS Superleggera mendapat tagline The Ultimate Luxury Super GT. Dengan 725PS, torsi 900Nm, kecepatan tertinggi sampai dengan 211mph atau 340km/h dan akselerasi dari 0-60mph dalam waktu 3,3 detik serta 0-62mph atau 0-100km/h dalam waktu 3,4 detik.

Pengaturan terperinci V12 bersamaan dengan strategi pembuangan baru dengan katup aktif dan pipa quad tail memastikan DBS Superleggera memiliki karakter suara yang garang dan powerful, khususnya dalam mode dinamis yang lebih agresif, namun tetap mempertahankan keanggunan dan keindahan dari kelasnya sebagai Super GT.

DBS Superleggera mendistribusikan tenaga dan torsi mumpuni ke roda belakang mobil melalui transmisi otomatis delapan kecepatan ZF baru yang dipasang di bagian belakang. Menampilkan slip mekanis yang berbeda dan torsi terbatas untuk penanganan yang presisi, dapat diprediksi, dan dapat dioptimalkan serta final drive yang lebih rendah untuk akselerasi in-gear yang eksplosif, DBS Superleggera menggabungkan respon supercar dengan penyempurnaan GT hingga mampu mencapai kecepatan maksimum kecepatan 211mph.

3 dari 4 Halaman

Fitur DBS Superleggera

Fitur DBS Superleggera

DBS Superleggera menampilkan sejumlah level standar equipment, beberapa di antaranya adalah fitur keyless entry, sistem pemantauan tekanan ban dan kamera 360 derajat yang akan memandu pengendara saat parkir.

Pada sistem audio, DBS Superleggera memiliki DAB plus audio Bluetooth dan streaming telepon, iPod, iPhone serta USB playback. Tidak hanya itu, model ini juga memiliki sistem navigasi satelit terintegrasi dan wi-fi hub. Semua sistem infotainmen dalam mobil dapat dikendalikan melalui LCD Screen sebaga central dial.

4 dari 4 Halaman

Kaki-Kaki

Kaki-Kaki

DBS Superleggera memiliki dua pilihan desain velg, yaitu roda Spoke Forged standar 'Y' dan velg Forged Twin Spoke Forged. Keduanya berdiameter 21 inci dan dilengkapi dengan ban Pirelli yang dikembangkan khusus untuk DBS Superleggera.

Ada juga pilihan spesifikasi Desainer yang mencolok, dengan kombinasi warna dan trim yang dipilih secara khusus oleh tim desain Aston Martin untuk menonjolkan keistimewaan karakter DBS Superleggera.

(kpl/nzr/ahm)

Join Otosia.com
KOMENTAR

Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami