Mengapa Ban Klasik Dibanderol di Atas Rata-Rata?

Belakangan ini kehadiran ban dengan kembangan klasik marak beredar. Ban yang ditujukan untuk kalangan penghobi ini memiliki banyak bentuk, ukuran dan merek seperti Firestone, Avon, dan Shinko. Berbeda dengan ban pada umumnnya, harga yang dibanderol untuk ban klasik terbilang cukup di atas rata-rata.

Rabu, 16 Maret 2016 15:45
Foto : Hafid
Editor : Albert

Otosia.com -

Belakangan ini kehadiran ban dengan kembangan klasik marak beredar. Ban yang ditujukan untuk kalangan penghobi ini memiliki banyak bentuk, ukuran dan merek seperti Firestone, Avon, dan Shinko. Berbeda dengan ban pada umumnnya, harga yang dibanderol untuk ban klasik terbilang cukup di atas rata-rata.

Menurut salah satu distributor ban klasik Neobursa, harga untuk satu ban bertapak klasik dimulai dari Rp 1,5 juta sampai Rp 3,5 juta. Tentunya bagi sebagian kalangan harga tersebut tergolong tinggi jika dibandingkan ban standar yang beredar di pasaran, lantas apa yang menyebabkannya?

Indra sang pemiliki Neobursa mengungkapkan terdapat beberapa faktor yang menyebabkan dipatoknya harga tersebut, seperti masih diimpornya ban dari luar.

image

"Ban klasik ini kita masih impor. Sebagai contoh Avon, kami impor langsung dari Inggris. Otomatis terdapat beberapa hal yang mempengaruhi harga seperti kurs dollar dan biaya kargo," jelasnya.

Disamping pengaruh kebijakan, perlunya menjaga harga pasar juga ikut menjadi faktor. Indra mengatakan bahwa cukup sulit untuk mengategorikan merek menurut kelasnya.

"Terdapat value tersendiri yang sudah melekat di kalangan modifikator atau builder. Sebagai contoh Avon dan Shinko, harga Shinko memang di atas Avon, karena valuenya di mata para konsumen itu berbeda," tuturnya.

(kpl/fid/abe)
TAGS :
KOMENTAR

BERITA TERKAIT





Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami