Memilih Asuransi Mobil yang Tepat Saat PPKM

Mobil yang jarang dipakai saat PPKM tetap berisiko hilang dicuri atau rusak akibat kecelakaan. Namun dengan memilih asuransi yang tepat setidaknya memberi rasa tenang pemiliknya.

Kamis, 05 Agustus 2021 10:15
Memilih Asuransi Mobil yang Tepat Saat PPKM Ilustrasi mobil terparkir lama di rumah (reddit.com)

Editor : Nazarudin Ray

Otosia.com - Pemerintah akhirnya memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 hingga 9 Agustus 2021. Dengan berbagai kebijakan yang membatasi aktivitas masyarakat menyebabkan kendaraan lebih banyak di garasi rumah.

Namun kendati mobil jarang digunakan, bukan berarti melupakan pentingnya asuransi. Tidak ada jaminan mobil jarang dipakai aman dari pencurian atau rusak karena kecelakaan.

"Asuransi mobil adalah salah satu bentuk penjagaan yang dapat dilakukan ketika memiliki kendaraan. Asuransi mobil dapat membantu Anda bertanggung jawab pada pihak ketiga," buka Aulia Akbar CFP AEPP, Financial Educator Lifepal.

 

1 dari 4 Halaman

Menurut dia, dengan asuransi mobil setidaknya memberikan rasa tenang kepada pemilik kendaraan ketika meninggalkan kendaraan di garasi. Kalaupun hilang, toh pemiliknya bisa mencairkan uang pertanggungan dari asuransi.

"Kehilangan kendaraan tentu sama halnya dengan kehilangan tabungan dalam jumlah yang tidak sedikit," tukasnya.

Jika mobil jarang digunakan, ada beberapa pilihan asuransi. Aulia menyebut, asuransi Total Loss Only (TLO). Asuransi jenis ini bisa dipilih oleh mereka yang memiliki bujet terbatas dengan premi lebih murah dari All Risk. Namun pemiliknya bisa mengajukan klaim jika mobil hilang dicuri atau rusak parah.

2 dari 4 Halaman

"Meski pakai embel-embel loss atau hilang, tapi risiko yang ditanggung bukan sekadar kehilangan kendaraan karena aksi kriminal tapi juga kerusakan. Cuma, kerusakan yang ditanggung dalam asuransi TLO ini sekurang-kurangnya 75 persen," jelas Aulia.

Kerusakan 75 persen itu sengaja jadi patokan karena bisa dipastikan kendaraan itu dalam kondisi rusak parah yang tak mungkin lagi digunakan. Kendaraan sebagai alat mobilitas sudah tak dapat difungsikan meski sejatinya kendaraan itu masih ada.

3 dari 4 Halaman

Pada initinya, lanjut Aulia, cara kerja asuransi kendaraan jenis TLO adalah menjamin kerugian bila kendaraan mengalami kecelakaan dengan kerusakan di atas 75 persen, kendaraan terbakar, hilang akibat dicuri maupun perampasan paksa.

Artinya, jika kendaraan yang diasuransikan dengan jenis perlindungan TLO mengalami kerusakan minor seperti baret di bodi, spion patah, atau kerusakan kecil lain, maka si pemilik tidak bisa klaim asuransi.

4 dari 4 Halaman

Selain asuransi, Aulia menyarankan pemilik mobil menyiapkan dana darurat. Sebab bagaimana pun mobil butuh perawatan. Agar dana lebih mudah dialokasikan, sebaiknya dipisah, termasuk biaya operasional bulanan dan tahunan.

"Misalnya, untuk pengeluaran bulanan adalah biaya BBM, parkir, dan tol. Biaya ini bisa dialokasikan dari penghasilan bulanan. Sementara itu, untuk pengeluaran tahunan meliputi servis besar hingga pajak mobil dan asuransi yang nominalnya mencapai Rp 8 jutaan," paparnya.

(kpl/nzr)

TAGS :
KOMENTAR

BERITA TERKAIT


Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami