Mantan Sopir Angkot yang Tercatat Punya Mobil Mewah Takut BPJS Dicabut

Edi Hartono khawatir pencatutan namanya sebagai pemilik 3 mobil mewah akan membuat keluarganya tak lagi mendapat bantuan dari pemerintah.

Kamis, 07 November 2019 16:45
Mantan Sopir Angkot yang Tercatat Punya Mobil Mewah Takut BPJS Dicabut Edi Hartono (Merdeka.com)

Editor : Cornelius Candra

Otosia.com - Edi Hartono, seorang mantan sopir angkot yang mengontrak di Tebet, Jakarta, ini khawatir namanya sebagai pemilik 3 mobil mewah akan mengganggu kehidupannya. Khususnya, pemerintah akan menghentikan bantuan ke keluarganya.

Bahkan, mengutip dari Merdeka.com, Istri Edi, Siti Roisah yang baru saja melakukan persalinan untuk anak keduanya merasa takut bila BPJS-nya juga nanti akan bermasalah.

"BPJS kemarin masih bisa digunakan, ini kemarin kan saya habis dari rumah sakit habis lahiran masih bisa digunakan, tapikan yang saya takutkan saya masih harus bolak-balik ke rumah sakit, takutnya nanti bermasalah juga, sayakan juga bukan dari orang ada," ucap Siti di kontrakannya kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Rabu (6/11).

Siti yang biasanya mengambil jatah KJP anaknya mengaku bahwa bulan ini belum menerima KJP yang biasanya keluar setiap awal bulan. Siti juga merasa dirugikan karena bantuan dari Pemerintah yang biasa Ia dapat setiap bulannya sudah tidak bisa lagi didapat.

"Kalau KJP bulan lalu masih dapat, bulan ini biasanya keluar tanggal tiga tapi sekarang ini kita belum cek lagi. Saya juga dapat bantuan PKH (Program Keluarga Harapan) telur dan beras sudah enggak jalan lagi," tambah Siti.

1 dari 2 Halaman

Awal Mula Kasus

Ceritanya, Edi mengira KJP terancam dicabut karena memiliki tiga motor. Padahal dua motor lain sudah dijual. Saat hendak menonaktifkan motor yang sudah dijualnya di Samsat, peristiwa mengejutkan ini terjadi.

"Saya awalnya punya motor tiga tapi sudah saya jual dua, dan tinggal satu, lalu saya ke Samsat sana untuk blokir motor dua yang saya sudah jual, cuma saya enggak baca bahwa di situ tertulis ada roda empat ada mobil satu Ferari, dan dua mobil Mercedez Benz," ungkap Edi di kediamannya, di Tebet, Jakarta Selatan, Rabu (6/11).

Saat itu, Edi menanyakan kepada petugas Samsat mengapa namanya bisa dipakai oleh orang lain. Edi pun tidak pernah merasa meminjamkan KTP pada siapapun.

"Saya datang ke Samsat, saya kaget karena kok bisa muncul, waktu ditanya apa pernah minjemin KTP saya tidak pernah minjamkan KTP saya," ucapnya.

2 dari 2 Halaman

KTP Pernah Hilang

Namun Edi mengingat Ia memang pernah kehilangan KTP saat sedang ingin mengurus perpanjang atas izin operasi angkotnya.

"Tapi KTP saya pernah sempat hilang tahun 2016 gara-gara waktu itu dipinjem mau perpanjang mobil angkot saya, cuma tidak jadi karena merasa cicilannya yang terlalu besar maka saya menjual angkotnya," kata Edi.

Edi tidak mengetahui sejak kapan namanya tercatat memiliki tiga kepemilikan mobil mewah ini. Karena memang selama ini Ia tidak pernah mendapatkan tagihan pembayaran pajak dari tiga mobil itu.

"Justru itu dia bayar pajaknya lancar, baru kemarin dia perpanjang bulan April dan bulan Januari, tertulis di kertasnya," ucap Edi.

Sumber: Merdeka.com

(kpl/crn)

TAGS :
Join Otosia.com
KOMENTAR

BERITA TERKAIT


Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami