Manfaatkan Teknologi Balap, Toyota Ciptakan GR HV Sports

Pabrikan asal Jepang tersebut akan menghadirkan pertama kali pada publik mobil sport yang berbeda berbarengan dengan ajang Tokyo Motor Show 2017

Jum'at, 06 Oktober 2017 17:45
Foto: Toyota
Editor : Fitradian Dhimas

Otosia.com - Pada beberapa waktu yang lalu, Toyota sudah melaksanakan niatnya untuk menggunakan nama tim balapnya, Gazoo Racing, untuk menjadi merek kendaraan sporti milik raksasa asal Jepang tersebut.

Toyota Jepang bersama Gazoo Racing Meister of Nurburgring (GRMN), divisi motorsport Toyota, baru saja merampungkan proyek terbaru tersebut.

Benar saja, pabrikan asal Jepang tersebut akan menghadirkan pertama kali pada publik mobil sport yang berbeda berbarengan dengan ajang Tokyo Motor Show 2017 yang diadakan tanggal 25 Oktober mendatang.

Jika yang sebelum-sebelumnya Gazoo Racing mencurahkan ubahan dari tim reli WRC-nya, kini lengan balap Toyota tersebut menunjukkan pengaruh dari mobil balap Le Mans prototype.

Gazoo Racing yang menjalankan operasional balap Toyota di ajang WEC benar-benar menaburkan pengetahuan yang didapat dari Toyota TS050 ke Toyota GT86 kebanggannya, sehingga menghasilkan GR HV Sports.

Basis dari GR HV Sports sudah tampak adalah GT86, terlihat dari interior, serta roofline yang serupa, meski kini kehilangan atapnya dan menjadi model targa. Namun persamaan dengan GT86 hanya sampai di situ saja.

Kali ini tampillanya sedikit berbeda berkat lampu utama LED vertikal dan lampu belakang yang slim, air intake, serta diffuser belakang yang sama-sama lebih besar karena pergeseran part yang terinspirasi dari Toyota TS050 yang membuatnya tampil agresif tapi dipadu dengan unsur dinamis.

Toyota GR HV Sports tampak lebih bongsor, dengan ukuran yang 155 mm lebih panjang serta 30 mm lebih lebar jika dibandingkan dengan GT86 biasa,

Beralih ke dalam jeroan mesin. Pihak Toyota hingga saat ini masih bungkam mengenai dapur pacunya, namun dipercaya GR HV Sports ini mengadopsi teknologi Toyota Hybrid System-Racing (THS-R) kepunyaan TS050, komplit dengan MGU-K (motor-generator unit-kinetic) yang mengubah tenaga yang terbuang dari pengereman menjadi tenaga listrik melalui baterai lithium-ion.

Ketika digeber pun, hentakan pertamanya juga sangat berbeda. Terasa lebih menghenyakkan dari pada model standar. Hal ini sepertinya dipengaruhi oleh shock absorber standar yang diganti dengan merek Sachs. Ditambah lagi, ia juga diberkahi dengan roda-roda baru berukuran 19-inch Rays berbalut ban Michelin, yang persis yang digunakan oleh mobil balap LMP1 kepunyaan Toyota.

Perubahan suspensi turut berpengaruh besar pada handling dan ketajaman bantingan. Tekukan handling sangat terasa responsif meski roda kemudi di putar bolak-balik hingga berlawanan arah dengan tempo cepat.

BERITA MENARIK LAINNYA

    (kpl/fdk)
    TAGS :
    KOMENTAR

    BERITA TERKAIT





    Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
    Pilih Mobilmu Sekarang

    Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami