Semakin Meredup, Siapa Sebenarnya Pembeli VW di Indonesia?

Apa pembeli VW di Indonesia berasal dari kalangan menengah ke atas?

Kamis, 03 Oktober 2019 19:15
Semakin Meredup, Siapa Sebenarnya Pembeli VW di Indonesia? VW Tiguan Allspace (Otosia.com/Nazarudin Ray)

Editor : Ahmad Muzaki
Reporter : Nazarudin Ray

Otosia.com - Di antara merek Jerman, nama Volkswagen boleh dibilang tertinggal oleh BMW maupun Mercedes-Benz. Namun, VW sudah sejak lama punya penggemar fanatik di Indonesia walaupun secara volume tidak banyak.

Setidaknya mereka dulu pernah berjaya di tahun 1970-an dan punya mobil legendaris yang tetap dikenang oleh pecintanya di Indonesia, seperti VW Safari, Beetle atau di Indonesia popular dengan sebutan 'Kodok', dan Combi.

Seiring waktu berjalan, nama VW kian meredup. Di samping gempuran brand-brand Jepang, harga VW terbilang tinggi dan anggapan sukucadang mahal dan sulit. Padahal angapan tersebut tidak sepenuhnya benar.

"Secara keseluruhan aftersales sama dengan produk Jepang. Harga servisnya pun sama dengan produk Jepang. Maintenance costnya sama dengan salah satu merek Jepang. So far kita tidak pernah mengalami hambatan dalam mensuplai part untuk menservis kendaraan customer, semuanya partnya tersedia," kata Jonas Cendhana, Chief Operating Officer PT Garuda Mataram Motor selaku , agen tunggal pemegang merek Audi dan Volkswagen di Indonesia.

1 dari 3 Halaman

Pembeli Mobil VW

Pembeli Mobil VW

Lantas siapa kini pembeli mobil VW? Meski nama VW sendiri berarti mobil rakyat ketika brand ini lahir, tidak dipungkiri pembeli VW di Indonesia berasal dari kalangan menengah ke atas.

“Kalau ditanya siapa pembeli VW di Indonesia? di Indonesia kami sasar pemuda, pengusaha muda, profesional muda, keluarga muda mapan, keluarga sukses, dan para hobi,” kata Jonas.

Saat ini VW termurah adalah Polo, yang dijual Rp265 - Rp 308 juta. Sedangkan termahal yang dijual di Indonesia adalah VW Caravelle yang dibanderol Rp1,72 - Rp1,84 miliar.

Lalu Volkswagen Golf Rp600 juta, Scirocco Rp590 - Rp880 juta, Tiguan Rp630 - Rp650 juta, dan terbaru Tiguan Allspace Rp598 Juta.

2 dari 3 Halaman

Sejarah VW di Indonesia

Sejarah VW di Indonesia

Merek Volkswagen secara resmi berkiprah di Indonesia sejak tahun 1952. Di bawah naungan PT. Piola sebagai agen tunggal dan importir mobil-mobil merek Volkswagen, merek ini eksis hingga tahun 1971.

Pada tahun 1971, agen tunggal dan importir mobil merek Volkswagen diambil alih oleh PT Garuda Mataram Motor.

Pada tahun 1972, proses produksi CKD (Completely Knocked Down) pertama dikerjakan oleh PT German Motors Manufacturing, sebuah perusahaan yang memproduksi mobil-mobil Mercedes-Benz. Mobil yang diproduksi saat itu adalah VW Safari dan VW Beetle 1302/200. Pada saat yang sama juga diproduksi secara CKD mobil VW Passat LS & L.

Tahun 1974, diproduksi mobil VW buatan Indonesia untuk pertama kalinya yang diberi nama MITRA. MITRA adalah merupakan model/mobil VW komersial pertama berbasis T2 dengan mesin 1600 cc.

Pada tahun 1977, merek VW menjadi sangat populer di pasar Indonesia dengan hadirnya VW Safari yang saat itu merupakan mobil operasional Camat di seluruh Indonesia, sebelum akhirnya Volkswagen menghentikan seluruh kegiatannya di Indonesia karena kebijakan pajak yang kurang sesuai dengan kebijakan bisnis Volkswagen di Indonesia.

3 dari 3 Halaman

Sejarah di Awal 90-an

Sejarah di Awal 90-an

Pada tahun 1992, Indomobil Group mengakuisisi PT Garuda Mataram Motor dan ditunjuk sebagai Distributor Resmi mobil-mobil komersial VW (Caravelle).

Dikurun waktu hingga 1997, merupakan debut produksi CKD VW Caravelle T4 di Indonesia.

Pada tahun 2000, PT Car & Cars Indonesia ditunjuk sebagai importir mobil-mobil penumpang (passenger cars) merek Volkswagen di Indonesia. Antara lain: New Beetle, New Golf, New Passat, dan Polo.

Tahun 2006, PT Garuda Mataram Motor mengambil alih kepemilikan PT Car & Cars Indonesia dan secara otomatis menjadikannya sebagai importir mobil penumpang Volkswagen.

Dua tahun kemudian, pada tahun 2008 PT Garuda Mataram Motor secara resmi menjadi Agen Pemegang Merek dan importir dari mobil penumpang merek Volkswagen.

Sejak itulah, dimulai debut dari mobil-mobil penumpang Volkswagen yang diproduksi secara SKD (Semi Knocked Down) di Indonesia, seperti VW Touran, dan kemudian disusul oleh VW Golf (A6) pada tahun 2009, VW Tiguan yang dipamerkan pada ajang Indonesia International Motor Show 2012, dan VW Golf (A7) pada tahun 2013

Tahun 2019, merupakan debut pertama kali Volkswagen diproduksi secara MKD (medium knocked down) di Indonesia dengan fokus pada satu model yaitu VW Tiguan Allspace LWB (Long Wheel Base).

(kpl/nzr/ahm)

TAGS :
Join Otosia.com
KOMENTAR

Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami