Lakukan Operasi Yustisi Saat PSBB Ketat, DKI Jakarta Raup Lebih dari Rp280 juta

Denda dari para pelanggar PSBB Ketat yang diperoleh DKI Jakarta mencapai Rp280 juta lebih

Selasa, 22 September 2020 20:15
Lakukan Operasi Yustisi Saat PSBB Ketat, DKI Jakarta Raup Lebih dari Rp280 juta Pekerja berjalan usai bekerja perkantoran di kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Kamis (16/4/2020). Pemprov DKI Jakarta akan memberikan saksi berupa mencabut perizinan perusahaan yang tetap beroperasi di masa PSBB kecuali delapan sektor yang memang

Editor : Ahmad Muzaki

Otosia.com - Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus mengungkapkan bahwa pihaknya sejauh ini sudah menindak sebanyak 46.134 orang dalam Operasi Yustisi. Hal ini dilakukan untuk menegakkan aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Ketat di Jakarta.

Melansir dari Liputan6.com, Yusri mengatakan, sebagian dari para pelanggar tersebut dimintai denda yang diberikan kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Sejak 14 September, saat awal dimulainya Operasi Yustisi, hingga Minggu, 20 September 2020, sebanyak lebih dari Rp 280 juta uang yang dikumpulkan dari denda tersebut.

"Total nilai denda yang sudah diterima oleh pemerintah daerah DKI Jakarta dalam hal ini sebesar Rp 280.501.500 sudah yang diterima," beber Yusri di Jakarta, Senin (21/9/2020).

 

1 dari 2 Halaman

Bukan hanya orang, kata Yusri pihaknya juga telah menindak sejumlah tempat usaha dan perkantoran saat PSBB Ketat.

"Sementara ada beberapa tempat-tempat yang kita lakukan penutupan sementara ini, perkantoran itu ada satu, ada tempat makan 74," terang Yusri.

2 dari 2 Halaman

Nekat Melanggar PSBB

Penutupan tersebut pun bukan tanpa alasan. Pasalnya rumah makan dan perkantoranitu nekat melanggar aturan PSBB Ketat di Jakarta.

"Karena ada ketentuan rumah makan boleh dibuka tapi take away. Karena perkantoran dasarnya atau bahwa memang diatur ada 11 bidang yg boleh ada, yang boleh memang tapi dengan batasan 25 persen (karyawan masuk). Diatur jadwalnya tapi ternyata dia tidak mengikuti aturan di Pergub 88 Tahun 2020, kita lakukan penyegelan," tegasnya.

(kpl/ahm)

KOMENTAR

Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami