KNKT: Ban Jadi Penyebab Terbesar Kecelakaan di Jalan Raya

Meski sepele, tekanan ban yang tak sesuai disebut sebagai faktor terbesar penyebab terjadinya kecelakaan lalu lintas.

Kamis, 07 November 2019 20:45
KNKT: Ban Jadi Penyebab Terbesar Kecelakaan di Jalan Raya Ban mobil (performanceplustire.com)

Editor : Cornelius Candra

Otosia.com - Soerjanto Tjahjono, Ketua Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) menyebur bahwa kecelakaan kendaraan di jalan raya 80 persen disebabkan oleh ban dengan tekanan ban yang tak sesuai.

Dia menjelaskan tekanan udara di bawah standar akan menyebabkan meningkatnya tekanan ban terhadap pelek yang berdampak pada peningkatan tekanan dan temperature udara di dalam ban.

"80 persen kecelakaan akibat tekanan bannya kurang. Kalau kita berjalan di jalan tol bahwa tekanan ban kurang itu akibatnya sangat fatal begitu kita ke jalan tol kendaraan kita cukup kencang," kata dia dia dalam sebuah acara bertajuk Waspadai Kondisi Ban Saat Berkendara di Jalan Tol, di Gedung Kemenhub, Jakarta, Rabu (6/11).

Secara umum, kecelakaan pecah ban di jalan tol disebabkan karena 3 hal utama, yaitu tekanan angin ban yang tidak sesuai ukurannya, ban benjol akibat kena lubang sehingga menurunkan kekuatan ban dan menggunakan ban gundul.

1 dari 1 Halaman

Ban Berpotensi Pecah

Jika kelebihan tekanan, akan berisiko pada kondisi sulit terkendali jika kecepatan tinggi dan mudah selip. Sementara jika kekurangan tekanan akan berdampak pda pemborosan BBM dan yang terburuk adalah berpotensi pecah ban.

Ban dengan tekanan udara yang kurang berpotensi menimbulkan pecah ban dan timbul kecelakaan saat berkendara. "Kalau ban belakang pecah bahaya karena mobil gak bisa dikendalikan," ujarnya.

Oleh karena itu dia menegaskan masyarakat terutama penggunaan kendaraan harus memperhatikan dengan betul kondisi ban sebelum berkendara. Ban harus memiliki tekanan udara sesuai standar pabriknya.

(kpl/crn)

Join Otosia.com
KOMENTAR

Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami