Kilas Balik Perjalanan Builder Indonesia ke Amerika, Apa yang Mereka Dapat?

Perjalan builder Indonesia ke markas builder-buiider top Amerika Serikat selain membawa inspirasi, juga pengetahuan soal bisnis motor custom

Senin, 30 Maret 2020 11:15
Builder Indonesia kunjungi markas Chabott Engineering di AS (Istimewa)
Editor : Nazarudin Ray
Reporter : Siaran Pers

Otosia.com - Setelah menimba ilmu dan mencari pengelaman dari Amerika Serikat akhirnya para builder Indonesia kembali ke Tanah Air pada akhir pekan lalu. Kegiatan selama lebih dari sepekan tersebut memberikan banyak sekali pengalaman dan juga wawasan baru bagi para pemenang Suryanation Motorland Battle 2019 ini.

Meski Mama Tried Show ditunda akibat virus corona, motor-motor yang dibawa tim builder Indonesia mendapatkan apresiasi positif dari para peserta maupun builder yang hadir saat proses loading Mama Tried Show.

Salah satu yang memberikan pujian adalah co-founder Mama Tried Show, Scott Johnson. "Saya suka dengan gaya custom motor-motor dari builder Indonesia yang ada di sini. Terlihat pengerjaan yang dilakukan sangat rapi dan memiliki teknik finishing yang baik," ujar Scott.

Perjalanan selama lebih dari sepekan di Amerika Serikat diisi dengan berbagai kegiatan, mulai dari mengunjungi Museum Harley Davidson sampai bertemu dengan beberapa motorcycle enthusiasts dan builder ternama Amerika Serikat untuk menambah pengalaman ini.

Gagal tampil di Mama Tried Show, perjalanan tim builder Indonesia mencari inspirasi dan menambah wawasan dengan mengunjungi beberapa lokasi dan builder di Amerika Serikat yang sudah memiliki nama besar di dunia custom internasional.

Kunjungan ke Museum Harley-Davidson tidak hanya memberikan pengetahuan tentang sejarah lahirnya brand Harley-Davidson, tapi juga menjelaskan mengenai inovasi dari sisi desain maupun teknologi dari setiap produk Harley-Davidson yang lahir pada tahun 1903 tersebut.

Perjalanan kemudian dilanjutkan ke Arlen Ness Motorcycle di wilayah San Francisco milik salah satu builder legendaris Amerika Serikat yang kini diteruskan oleh sang anak, Cory Ness. Di sana tim Suryanation Motorland melihat karya-karya dari Arlen Ness yang dikenal memiliki karakter yang khas dan eksperimental. Bahkan di sini tim berkesempatan untuk melihat motor custom yang masih dirahasiakan karena masih dalam tahap pengerjaan dan nantinya akan diselesaikan langsung oleh Cory Ness.

Di Los Angeles, tim Suryanation Motorland mengunjungi Mooneyes Company dan bertemu dengan Shige Suganuma, penerus bisnis perusahaan yang didirikan oleh Dean Moon tersebut. Ia banyak menceritakan kisah sukses Dean Moon dalam membangun bisnis Mooneyes yang berdiri sejak pertengahan tahun 1950-an.

Puas berkunjung ke Mooneyes, perjalanan dilanjutkan dengan mengunjungi salah satu motorcycle enthusiast dunia, David Freston alias Chopper Dave. Melihat motor-motor builder Indonesia, ia memberikan tanggapan bahwa hasil karya builder Indonesia memiliki kualitas yang tak kalah dengan beberapa motor custom yang pernah dilihatnya.

Masih di kawasan Los Angeles, tim Suryanation Motorland juga berkunjung ke Chabott Engineering milik Shinya Kimura, seorang builder yang dikenal berdedikasi tinggi terhadap kualitas motor yang dibuatnya. Ia bercerita mengenai pilihannya untuk bekerja sendiri demi menjaga kualitas motor garapannya meskipun membutuhkan waktu lama untuk membangun sebuah motor.

Builder lain yang juga sempat dikunjungi adalah Yaniv Evan, pemilik dari Powerplant Motorcycles, yang karyanya banyak dipengaruhi oleh kultur hot rod dan dunia penerbangan. Ia menjelaskan bagaimana dirinya membuat sendiri berbagai part untuk motor, mulai dari frame, sistem rem, sampai ke beberapa part mesin.

Perjalanan terakhir ditutup dengan menjelajah kota Los Angeles bersama dengan Bucek yang menjadi road captain. Rombongan melakukan perjalanan selama sekitar 6 jam dan melewati beberapa landmark populer serta tempat-tempat historis dan legendaris di Los Angeles seperti Hollywood Sign, Mullholand Drive, dan juga Neptune's Net.

"Setelah bertemu dengan tokoh-tokoh besar di dunia custom, saya tak hanya mendapat inspirasi dari sisi desain, tapi juga strategi untuk mengembangkan bisnis di dunia custom," ujar Lufti Ardika, builder yang ikut dalam rombongan.

 

SUDAH BACA INI JUGA?

(kpl/prl/nzr)
KOMENTAR

BERITA TERKAIT





Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami