Truk Fuso Kini Dilengkapi GPS, Awas ODOL atau Ngebut Bakal Ketahuan

Untuk menekan tingkat kecelakaan truk, Mitsubishi menerapkan sistem digitalisasi pada truk bekerja sama dengan Kemenhub melalui penguatan sistem Runner Telematics.

Rabu, 31 Maret 2021 12:15
Truk Fuso Kini Dilengkapi GPS, Awas ODOL atau Ngebut Bakal Ketahuan Truk Mitsubishi Fuso (Otosia.com/Nazar Ray)

Editor : Nazarudin Ray

Otosia.com - Kecelakaan karena truk hingga rusaknya jembatan dan aspal jalan karena truk overload dan overdimension (ODOL) menjadi perhatian PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) selaku distributor resmi Mitsubishi Fuso Truck and Bus Corporation (MFTBC).

Mereka menerapkan sistem digitalisasi pada truk bekerja sama dengan Kementerian Perhubungan melalui penguatan sistem Runner Telematics.

"Kami akan hadirkan serta memperkuat solusi digital melalui integrasi data dari berbagai sistem digital yang kami miliki seperti Runner Telematics," tekan Naoya 'Rocky' Takai, Presiden Direktur KTB dalam gathering media virtual, Selasa (30/03/2021).

1 dari 3 Halaman

Penguatan sistem Runner Telematics terkait dengan regulasi Kemenhub PM 60/2019 tentang Penyelenggaraan Angkutan Barang dengan Kendaraan Bermotor di Jalan.

Kepala Sub Direktorat Angkutan Barang Direktorat Angkutan Jalan Kementerian Perhubungan Alexander Hilmi Perdana mengapresiasi bahwa sampai saat ini Mitsubishi Fuso masih menjadi satu-satunya brand kendaraan niaga yang sudah siap mendukung Kemenhub dalam mewujudkan manajemen lalu lintas yang baik dan diharapkan dapat meningkatkan keamanan jalan melalui sistem Runner Telematics.

"Selama ini elektronic manifest masih data manual, tidak ada interagasi dengan Kementerian Perhubungan. Sementara, kecelakaan terus terjadi. Harapan kami, bisa mengetahui waktu kerja pengemudi sehingga pengemudi dapat kita lindungi bersama. Bagaimana waktu kerja mereka, bagaimana pergantian pengemudi, melalui E-Look Book," ujarnya memberi ilustrasi.

2 dari 3 Halaman


Mitsubishi Fuso menerapkan sistem Runner Telematics

Fungsi penerapan dan intregasi GPS pada truk Mitsubishi menjadi salah satu hal yang diapresiasi olehnya. Mitsubishi menurutnya sudah menjadi salah satu brand yang mengintegrasikan sistem GPS ke sistem Kemenhub.

"Sehingga kami bisa mengetahui lokasi posisi bahkan perilaku pengemudi, apakah sudah sesuai dengan lintasan yang sudah kami tentukan," ujarnya.

Pada pelaksanaan teknisnya, parameter sistem GPS diatur dalam regulasi KP 2081/AJ801/DRJD/2019 Tentang Petunjuk Teknis Alat Pemantau Pergerakan Kendaraan Secara Elektronik Pada Angkutan Orang dengan Kendaraan Bermotor Umum.

 

3 dari 3 Halaman

Parameter yang harus dimiliki adalah pengawasan kendaraan secara realtime, monitor kecepatan dan lokasi kendaraan pada peta, info lokasi keberangkatan dan kedatangan kendaraan, info rute, titik angkut/titik kirim, pembatasan wilayah secara digital, lama waktu berkendara, jarak berkendara, durasi berhenti, durasi mengemudi.

Begitu pula untuk lama waktu mesin beroperasi, peringatan pelanggaran batas kecepatan, manajemen aset, dokumen kendaraan, manajemen pengemudi, histori rute yang dilalui, info volume BBM dalam tangki, info durasi kendaraan dalam keadaan diam.

Semua fungsi tersebut tersedia dalam sistem Runner Telematics yang dapat diakses oleh sistem Kemenhub.

 

(kpl/nzr)

KOMENTAR

Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami