Kenali e-Drives, Sistem Uji Praktik SIM Anyar dari Kepolisian

Drektorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya akan menerapkan sistem uji praktik SIM baru. Ujian berbasis teknologi tersebut dinamai e-Drives.

Senin, 02 Desember 2019 20:45
Kenali e-Drives, Sistem Uji Praktik SIM Anyar dari Kepolisian Ujian praktik SIM (Ilustrasi/Liputan6.com)

Editor : Dini Arining Tyas

Otosia.com - Kepolisian terus mengembangkan inovasinya untuk memberikan pelayanan yang lebih baik dan lebih transparan. Setelah Smart SIM, lalu rencana e-STNK, dan sekarang tentang tes pembuatan SIM.

Sistem uji SIM pun akan berubah, menggunakan Electronic Driving Test System atau e-Drives. Sistem ini menggunakan teknologi Radio Frequency Identification (RFID).

RFID merupakan sistem identifikasi nirkabel yang memungkinkan pengambilan data tanpa harus bersentuhan. Teknologi elektronik tersebut diletakkan pada kendaraan roda dua.

Cara kerjanya, saat peserta melewati radar RFID ketika uji SIM, secara otomatis data peserta akan tampil pada aplikasi ujian praktek SIM di ruang monitoring.

1 dari 2 Halaman

Infrared dan Sensor Getar

Infrared dan Sensor Getar

Teknologi lainnya yakni passive infrared. Cahaya merah infrared akan mendeteksi kapan peserta memulai pada garis awal dan mengakhiri pada garis akhir, sehingga diketahui kapan peserta memulai dan selesai ujian.

Nah, untuk mengetahui peserta menabrak atau menyenggol benda saat ujian, polisi menerapkan viration sensor. Sensor getaran itu akan dipasang di dalam patok.

"Kalau ada yang menabrak, sensor akan aktif dan mengirim sinyal ke aplikasi praktek uji SIM pada komputer server di ruang monitoring. Sehingga penguji bisa tahu posisi dan jumlah patok yang tersenggol atau tertabrak," terang Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusuf, dikutip dari NTMC Polri.

2 dari 2 Halaman

Sensor Ultrasonik

Sensor Ultrasonik

Sedangkan untuk uji praktik SIM A, pihaknya menambahkan alat ultrasonik atau pancaran gelombang suara dengan frekuensi tinggi 20 Kh. Sensor ini diletakkan di tanjaka dan turunan.

Maka jika mobil mundur atau maju sebelum melanjutkan tanjakan atau turunan, maka sensor ultrasonik akan mengirim sinyal ke komputer server di ruang monitoring.

(kpl/tys)

TAGS :
Polisi,  SIM
Join Otosia.com
KOMENTAR

Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami