Kenali Cara Kerja Rem CBS di Honda ADV 150

CBS atau Combi Brake System pada Vario dan ADV 150 pun ternyata berbeda

Kamis, 22 Agustus 2019 20:15
Kenali Cara Kerja Rem CBS di Honda ADV 150 Honda ADV 150 (Otosia.com/Nazarudin Ray)

Editor : Ahmad Muzaki
Reporter : Nazarudin Ray

Otosia.com - Honda ADV yang lagi hype dijual di Indonesia dengan dua pilihan, yakni ABS dan non-ABS yang disebut sebagai ADV CBS. Istilah CBS sendiri sudah tidak aneh untuk motor Honda karena pada mulanya pernah dipakai di Vario.

CBS atau Combi Brake System pada Vario dan ADV 150 pun ternyata berbeda, seperti dijelaskan oleh Wariyanto, Instruktur Technical Service Function PT Wahana Makmur Sejati (WMS), main dealer sepeda motor Honda Jakarta dan Tangerang.

"CBS ini bukan kabel seperti di Vario tapi hidrolik," kata dia merujuk pada sistem hidrolik yang lebih detail lagi bisa mengatur perbedaan kekuatan pengereman.

 

1 dari 2 Halaman

Pembagian Pengereman

imagePembagian Pengereman

Dia menjelaskan bahwa CBS ini sendiri pada intinya menerapkan pengereman yang berbeda antara depan dan belakang.

"(Daya pengereman) bagian belakang lebih banyak. Bisa dikatakan jika bagian belakang 100 maka bagian depannya 50," kata dia.

Mengapa demikian? Dia menjelaskan bahwa hal ini terkait dengan kenyamanan dan kepaduan saat pengereman.

"Artinya (bila roda) belakang itu bisa berhenti, bagian depannya masih bisa muter. Kalau depan dan belakang sama, pengeremannya akan tidak nyaman seperti banting. Bahkan bisa jatuh. Suspensi depan tidak terlalu terekspansi jadi tidak terlalu getar ke badan," ujarnya.

2 dari 2 Halaman

Cara Kerja Rem CBS

imageCara Kerja Rem CBS

Hidrolik yang terpasang di antara roda depan dan belakang ini memiliki modulator yang mengatur berapa kekuatan rem depan dan belakang. Pada prinsipnya, hidrolik ini memiliki delay valve untuk membagi daya rem untuk rem roda depan dan rem roda belakang.

Tiga port kaliper pun terpasang di roda depan. Dua port untuk pengereman standar, dan satu port lagi untuk kerja CBS. Ke semua sistem pengereman ini diperintah berdasarkan sensor yang menakar seberapa cepat motor digunakan pada saat pengereman.

Selanjutnya, daya pengereman akan diteruskan ke diskbrake 240 mm dengan ketebalan 4 mm yang berbentuk bergelombang supaya pendinginannya bisa lebih cepat dan menangkal agar pengereman tidak licin.

(kpl/nzr/ahm)

Join Otosia.com
KOMENTAR

Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami