Kelapa Jatuh Tidak Jauh dari Pohonnya, Begini Pereli Didik Anak Jadi Pembalap

Mengasah kemampuan balap sejak dini sangat penting. Inilah yang dilakukan Rifat Sungkar terhadap putranya El Mayka yang berbakat jadi pembalap

Sabtu, 08 Agustus 2020 09:15
Kelapa Jatuh Tidak Jauh dari Pohonnya, Begini Pereli Didik Anak Jadi Pembalap Pereli Rifat Sungkar mengasah bakat balap El Mayka (Istimewa)

Editor : Nazarudin Ray

Otosia.com - Mengasah kemampuan membalap sejak dini sangatlah penting untuk menciptakan pembalap yang berprestasi di masa mendatang. Hal inilah yang kemudian dilakukan pereli nasional Rigat Sungkar terhadap putra sulungnya, El Mayka Rifat Sungkar yang berusia 6 tahun.

Bukan cuma mengasah kemampuan bakat sang anak di dunia balap, Rifat menyadari bahwa dirinya sudah tidak muda lagi dan perlu mempersiapkan generasi penerus di dunia olahraga motorsport.

Rifat berharap kelak Mayka melebihi prestasi ayahnya. Rigat sendiri merupakan juara nasional reli sebanyak 8 kali serta keluar sebagai juara 1 Rally Class di putaran World Rally Championship (WRC) yang digelar di Perancis.

Saat ini, El Mayka Rifat Sungkar tengah mempersiapkan dirinya untuk terjun dalam dunia balap pada usia 7 tahun nanti. Mayka terus giat berlatih gokart di Sirkuit Sentul dengan tekad ingin selalu mempertajam catatan waktunya sendiri. Rifat bangga melihat perkembangan ini.

"Saya paham kita tidak bisa melewati dua tikungan sekaligus artinya semua itu ada prosesnya dan proses itu perlu waktu dan kesabaran," katanya di sirkuit gokart Sentul.

Terjunnya Mayka ke dunia balap, tak dipungkiri Rifat bahwa nantinya akan banyak orang menaruh harapan kepada anaknya. Anaknya akan dapat sehebat prestasi ayahnya. Orang mengharapkan prestasi yang instan, tapi semua butuh proses.

"Ini menjadi keuntungan dan kerugian Mayka saat terjun di dunia balap. Kerugiannya adalah nama belakangnya Rifat Sungkar, orang selalu berharap dia akan tiba-tiba bisa berprestasi seperti saya. Keuntungannya Insya Allah, nama ayahnya kelak nantinya bisa membimbing dia menjadi seseorang yang berprestasi," tukasnya.

 

1 dari 1 Halaman

Sejak dini dan memulai balap dari gokart

Rifat yang sudah banyak makan asam garam reli menyatakan bahwa menjadi seorang pembalap saat ini lebih mudah dibandingkan dengan 20 tahun lalu. Rifat Sungkar yang juga brand ambassador Mitsubishi Motors di Indonesia ini memang terlahir dari keluarga pembalap reli. Sang ayah Helmy Sungkar dan ibu Ria Sungkar melegenda di ajang balap reli Indonesia.

Nama nama besar orang tua tidak serta merta memuluskan jalannya menjadi seorang pembalap, tidak seperti sekarang.

"Orang tua saya memang punya akses ke balap reli, mobil balap punya, relasi juga banyak, tapi saya sendiri harus berusaha dari bawah dan harus berjuang sendiri. Buktinya saya pertama kali ikut balap gokart hanya diberi modal rangka saja. Untuk mesin, ban, dan lainnya saya harus beli sendiri. Itu kira-kira saat saya berumur 7 tahun," ungkap Rifat.

Menurut Rifat, bila anak Anda ingin menjadi pembalap maka anak dapat mulai disertakan pada balap gokart, karena gokart punya standar agar seseorang lancar mengendarai mobil balap lain seperti reli atau bahkan balap single seater.

Belajar menjadi pembalap melalui melalui gokart bertujuan untuk menguasai dasar balapan, sensitifitas, serta Teknik, seperti balance manuver, akselerasi dan pengereman. Balap gokart juga akan membuat seseorang menjadi kompetitif. Pasalnya semua peserta dikelompokan sesuai dengan umurnya sehingga tidak akan dikucilkan karena kelompok umurnya sama.

Mulai di Balap Reli Ajang reli sekarang sudah berbeda dengan era saat Rifat pertama kali menjadi pembalap. Kala itu Rifat baru bisa ikut balap gokart pada umur 14 tahun. Tapi sekarang usia 10 tahun sudah bisa mengikuti balap gokart.

Baru pada tahun 1997 Rifat memulai perjalanan di ajang balap sport rally, di mana kemudian ia menjadi juara nasional 5 kali berturut-turut sampai tahun 2002. Pria kelahiran 1978 ini juga mengungkapkan bahwa untuk menjadi seorang pereli bisa dimulai dari bawah dan sejak usia dini.

Pasalnya sekarang ini dengan tinggi badan yang sudah mencukupi syarat, maka sudah bisa ikut balap reli. Selain itu, mendapatkan izin dari orangtua juga penting, karena pada usia dini pasti belum memiliki SIM (Surat Izin Mengemudi), walaupun baik reli dan sprit rally berada di Kawasan tertutup and tidak melibatkan jalan umum.

(kpl/nzr)

TAGS :
KOMENTAR

BERITA TERKAIT


Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami