Kelak 20 Persen Produksi Otomotif Nasional Adalah Kendaraan Listrik

Pada tahun 2025 mendatang Indonesia menargetkan memproduksi 20 persen kendaraan listrik dari total produksi otomotif nasional.

Selasa, 10 November 2020 13:45
Kelak 20 Persen Produksi Otomotif Nasional Adalah Kendaraan Listrik Ilustrasi mobil listrik Nissan Leaf (Otosia.com/Nazar Ray)

Editor : Nazarudin Ray

Otosia.com - Kementerian Perindustrian akan fokus pada pengembangan kendaraan listrik di Indonesia. Sebagai bagian dari percepatan kendaraan listrik di Indonesia pemerintah terus memacu penerapan teknologi dan peningkatan investasi di sektor otomotif nasional.

Hal tersebut di atas juga termasuk mengakselerasi pengembangan kendaraan listrik roda dua, tiga, serta roda empat atau lebih yang berbasis baterai listrik maupun mild hybrid dan strong hybrid

"Saat ini, kami telah merampungkan regulasi terkait peta jalan kendaraan listrik berbasis baterai listrik yang merupakan turunan Perpres 55/2019," ujar Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi,dan Elektronika (ILMATE) Kemenperin, Taufiek Bawazier di Jakarta, Senin (9/11)

 

1 dari 2 Halaman

Menurutnya potensi pengembangan kendaraan listrik juga membuka prospek bisnis baru, seperti pengembangan kendaraan jenis Internal Combustion Engine (ICE) yang saat ini masih memberikan kontribusi hingga 99 persen terhadap PDB industri otomotif nasional.

"Pada tahun 2025 nanti, ditargetkan sebesar 20 persen produksi otomotif nasional adalah kendaraan listrik seperti hybrid, plug in hybrid, dan mobil EV berbasis baterai," ungkapnya.

Menurut Taufiek, pengembangan kendaraan listrik berbasis baterai sejalan dengan animo investasi baterai listrik dan kendaraan listrik yang semakin meningkat di Indonesia. Hal ini mengingat bahan baku nikel, cobalt dan mangan cukup melimpah di tanah air yang bisa menjadi tulang punggung dalam upaya pengembangan kendaraan listrik.

 

 

2 dari 2 Halaman

Selain itu, pendalaman struktur industri kendaraan listrik telah dipersyaratkan nilai tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) hingga tahun 2030 dengan program Incompletely Knock Down (IKD) atau Completely Knock Down (CKD) yang dipacu untuk mendapatkan nilai tambah yang maksimal di dalam negeri.

"Secara bertahap kita memguasai baterai listrik, dan produksi kendaraan listrik di dalam negeri," tukasnya.

(kpl/nzr)

TAGS :
KOMENTAR

BERITA TERKAIT


Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami