Kawal Mobil Mewah Lawan Arus ke Puncak, Anggota Dishub Ditilang Polisi

Pengawalannya pun dianggap berbahaya sampai hampir menabrak kendaraan yang melaju dari arah puncak.

Sabtu, 02 Januari 2021 13:15
Kawal Mobil Mewah Lawan Arus ke Puncak, Anggota Dishub Ditilang Polisi Dishub Kota Bekasi lawan arus di Puncak (Merdeka.com/Rasyid Ali)

Editor : Nurrohman Sidiq

Otosia.com - Anggota Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi akhirnya ditilang oleh jajaran Satlantas Polres Bogor gara-gara mengawal dua mobil mewah menuju Puncak, Bogor pada Jumat (31/12/2021).

Pengawal tersebut dilakukan oleh Dede Fakhrudin Suhendi (42). Ia melaju mengawal rombongan mobil mewah dari Jakarta dan melawan arus lalu lintas di pintu keluar Tol Ciawi.

Dede saat itu mengendarai mobil sedan pelat merah dengan nomor polisi B1005 KQA. Pengawalannya pun dianggap berbahaya sampai hampir menabrak kendaraan yang melaju dari arah puncak.

1 dari 4 Halaman

Sesampainya di Simpang Gadog, kendaraan itu diberhentikan polisi dan akhirnya ditilan.

"Kami melihat iring-iringan kendaraan melambung di antara antrean kendaraan menuju Puncak, setelah kami berhentikan, ternyata dari Dishub Kota Bekasi," kata Kepala Unit Turjawali Satlantas Polres Bogor, Ipda Ardian Noviantasari, Sabtu (1/1/2022) kepada Merdeka.com.

2 dari 4 Halaman

Ditumpangi Keluarga Pemkot

Ipda Ardian menambahkan, mobil mewah yang dikawal ditumpangi oleh warga biasa. Namun mereka memiliki hubungan dengan Pemerintah Kota Bekasi. Makanya, pengawal diminta melawan arus untuk menghindari antrean arus kendaraan.

Iring-iringan disebut sedang menuju Hotel Pullman Vimala Hills yang lokasinya jauh dari lokasi penilangan di Simpang Gadog.

3 dari 4 Halaman

"Untuk kendaraan yang dikawal, sudah kami sampaikan sosialisasi dan edukasi. Supaya apabila mempergunakan pengawalan memberi surat izin dan akan dibantu. Bukan kepada instansi yang tidak memiliki kewenangan," katanya.

Selain menghukum dengan tilang, polisi turut menyita rotator berwarna biru beserta sirine. Penggunaan rotator itu termasuk dalam pelanggaran karena warna biru seharusnya digunakan oleh kepolisian. 

4 dari 4 Halaman

Selain itu, aturan soal larangan petugas Dishub melakukan pengawalan sudah diatur dalam Pasal 135 ayat 1 Undang-undang (UU) Lalu Lintas Nomor 22 Tahun 2009. Kendaraan yang mendapat hak utama sebagaimana dimaksud dalam Pasal 134 harus dikawal oleh petugas Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Source: Merdeka.com
Penulis: Rasyid Ali

(kpl/sdi)

TAGS :
KOMENTAR

BERITA TERKAIT


Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami