Kasus Teror Sarinah, Mobil Perlu Perlindungan Huru-Hara

Perusahaan asuransi memiliki beberapa jenis tambahan perlindungan atau biasa disebut perluasan jaminan, salah satunya karena jadi korban huru-hara

Jum'at, 15 Januari 2016 21:15
Ilustrasi Mobil Kena Huru-Hara (Foto: Blog Syrianfreepress
Editor : Ahmad Khoirudin

Otosia.com - Aksi teror yang berlangsung di Sarinah kemarin sempat membuat masyarakat panik dan khawatir. Apalagi sampai menimbulkan korban jiwa. Selain itu, banyak harta benda tak luput dari serangan, salah satunya adalah mobil.

Kerugian yang menyebabkan mobil mengalami kerusakan tersebut sudah pasti akan berefek kepada timbulnya pengeluaran tak terduga dari pemilik mobil.

Lantas, bagaimana caranya agar pengeluaran tersebut dapat diminimalkan?

Perusahaan asuransi memiliki beberapa jenis tambahan perlindungan atau biasa disebut perluasan jaminan. Selain perlindungan atas bencana alam seperti banjir, tanah longsor, tsunami, dan lain-lain, juga terdapat tambahan perlindungan atas risiko kerusuhan, pemogokan, dan huru-hara (SRCC – Strike, Riot and Civil Commotion).

"Sebagian dari masyarakat kita masih belum tahu bahwa perlindungan asuransi tidak terbatas pada kerugian yang timbul akibat kecelakaan saja, namun juga ada perluasan jaminan atas kondisi darurat lain seperti huru-hara," ujar ujar Laurentius Iwan Pranoto, Head of Communication and Event Asuransi Astra,

"Kejadian seperti ini tidak bisa diprediksi, dan tentunya tidak pernah diharapkan terjadi. Namun, akan sangat bijak kalau menambahkan perluasan jaminan sebagai langkah preventif," tambahnya.

Informasi mengenai perluasan jaminan atas risiko huru-hara bisa diperoleh dengan menanyakan kepada petugas asuransi saat Anda membeli polis atau hubungi nomor call center asuransi untuk memperoleh informasi awal.

News Asuransi Lainnya

(kpl/nzr/rd)
TAGS :
KOMENTAR

BERITA TERKAIT





Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami