Kabut Asap Pekanbaru Menebal, Pengendara Diimbau Nyalakan Lampu

Kepolisian mengimbau agar masyarakat Pekanbaru menyalakan lampu utama karena jarak pandang yang terbatas akibat kebakaran hutan.

Jum'at, 13 September 2019 21:45
Kabut Asap Pekanbaru Menebal, Pengendara Diimbau Nyalakan Lampu Kabut asap Riau (Merdeka.com)

Editor : Cornelius Candra

Otosia.com - Kebakaran hutan di Riau menciptakan kabut asap yang mengganggu. Salah satunya ialah jarak pandang di Kota Pekanbaru semakin terbatas. Hingga Jumat (13/9) siang ini, hanya 300 meter. Karena itu, pihak kepolisian mengimbau pengendara agar lebih berhati-hati dan menyalakan lampu utama.

"Pengendara diimbau menyalakan lampu besar atau light on saat berkendara di siang hari," ujar Kasat Lantas Polresta Pekanbaru, AKP Emil Eka Putra, kepada Merdeka.com.

Imbauan itu dilakukan demi menghindari terjadinya kecelakaan lalu lintas saat berkendaraan. Sebab, jarak pandang sudah sangat terbatas dan mengganggu pengendara di Kota Pekanbaru.

1 dari 1 Halaman

Sempat Lumpuhkan Penerbangan

Sempat Lumpuhkan Penerbangan

"Lampu besar dinyalakan ketika mengendarai kendaraan bermotor agar pengendara bisa saling melihat untuk menghindari kecelakaan," ucap Emil.

Kabut asap berdampak ke segala aspek kehidupan di Riau. Semua sekolah mulai dari SD hingga SMA bahkan mahasiswa diliburkan. Selain itu, Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru sempat mengalami lumpuh pada Jumat pukul 07.00 Wib. Hingga akhirnya penerbangan kembali normal pukul 09.00 Wib.

Ribuan warga Riau juga terjangkit Infeksi Saluran Pernapasan Akut. Seluas 40.000 hektare lahan di Riau terbakar sejak awal Januari 2019 hingga saat ini. 177 titik api muncul di sejumlah kabupaten akibat kebakaran hutan dan lahan. Sejumlah warga juga mulai mengungsi keluar Riau untuk mendapat udara segar.

Sumber: Merdeka.com

(kpl/crn)

TAGS :
Join Otosia.com
KOMENTAR

BERITA TERKAIT


Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami