Kabel Busi Jelek Terus Dibiarkan, Begini Efek Buruknya

Busi memiliki peran penting untuk kelistrikan sepeda motor, lalu apa efeknya kalau kabel komponen tersebut buruk?

Kamis, 19 September 2019 15:45
Kabel Busi Jelek Terus Dibiarkan, Begini Efek Buruknya Busi sepeda motor (guzzitech.com)

Editor : Ahmad Muzaki
Reporter : Nazarudin Ray

Otosia.com - Tarikan mesin yang spontan atau dengan kata lain makin lepas berakselerasi merupakan sesuatu yang menyenangkan bagi pengendara kendaraan bermotor. Salah satu kuncinya sebenarnya ada pada proses pengapian sepeda motor.

Jadi, sewaktu pembarakan terjadi, api dari busi tersalurkan dengan sempurna setiap saat, sehingga pembakarannya juga sempurna.

Hal tersebut terjadi jika busi maupun kabelnya dalam kondisi baik. Busi sendiri adalah benda yang berfungsi menghasilkan aliran listrik untuk menciptakan bunga api dalam pembakaran mesin.

Sementara kabel busi berfungsi juga mengalirkan listrik ke koil busi. Selanjutnya aliran listrik tadi diubah menjadi bunga api oleh busi.

1 dari 2 Halaman

Kabel Busi Buruk

Kabel Busi Buruk

Menurut Diko Octaviano, Technical Support PT NGK Busi Indonesia, kabel busi berpengaruh pada fokus bunga api. Jika kabel busi tidak baik juga akan memberikan pengaruh pada elektroda. Jika elektrodanya sudah tidak bagus dan aliran listrik tidak stabil titik api jadi tidak beraturan.

“Jadi peran kabel busi dengan busi ibarat rumah tanpa atap, gampang bocor,” ujarnya.

Apabila kabel busi dalam kondisi buruk terus dibiarkan akan menyebabkan gejala teknis yang disebut flash over. “Kalau sudah begini, ini bahaya. Ada kebocoran listrik dari terminal nut ke bagian metal shell,” terangnya.

2 dari 2 Halaman

Efek yang Timbul

Efek yang Timbul

Efek terhadap tarikan motor tidak langsung terasa memang. Namun lama-kelamaan keramik busi bisa pecah karena terpapar listrik. “Otomatis jika sudah pecah, dipastikan businya sudah rusak. Tidak boleh dipakai lagi. Jadi harus ganti baru kabel dan businya,” imbuhnya.

Di sisi lain, pemakaian kabel busi racing sebagaimana banyak beredar di pasaran, sementara motor maupun busi dalam keadaan standar tidak memberikan pengaruh terhadap tarikan motor. Yang terjadi malah sebaliknya, dapat merusak busi.

“Tidak berguna juga pakai kabel busi racing. Malah listrik jadi membesar. Nah, elektroda yang terpapar listrik otomatis menjadi panas yang tinggi, sehingga keausan makin cepat terjadi. Saran saya, pakai kabel dan busi standar yang direkomendasikan pabrikan,” tutupnya.

(kpl/nzr/ahm)

Join Otosia.com
KOMENTAR

Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami