Juara Dunia MotoGP Jorge Lorenzo Diincar Otoritas Spanyol, Diduga Gelapkan Pajak

Jorge Lorenzo masuk ke dalam dokumen Red Charisma yang berisi 500 nama orang yang diduga mengemplang pajak di Spanyol. Jumlah uang yang melibatkan mantan pembalap MotoGP itu mencapai Rp 14,6 miliar.

Jum'at, 11 Desember 2020 18:15
Juara Dunia MotoGP Jorge Lorenzo Diincar Otoritas Spanyol, Diduga Gelapkan Pajak Jorge Lorenzo (Instagram/jorgelorenzo99)

Editor : Dini Arining Tyas

Otosia.com - Belum lama ini, mantan pembalap MotoGP, Jorge Lorenzo sempat berseteru dengan netizen di Twitter. Mantan pembalap Honda dan Yamaha itu menegaskan kepada salah satu pengguna Twitter bahwa dirinya bukan mantan Juara Dunia.

Kini dirinya kembali menjadi sorotan usai namanya muncul dalam dokumen bernama 'Red Charisma' di Spanyol seperti dilaporkan surat kabar El Confidencial, seperti dilansir Tuttomotoriweb. Dalam dokumen yang sedang diselidiki pihak berwenang itu, ada 500 nama termasuk pengusaha, politisi, bahkan pengedar narkoba, dan Jorge Lorenzo.

Sementara itu dikutip dari Corsedimoto, Red Charisma sendiri merupakan dokumen dari perusahaan Venture Finanzas yang memiliki spesialisasi membantu konsumennya menyembunyikan barang atau uang. Dalam dokumen itu, Jorge Lorenzo diduga menggelapkan pajak.

1 dari 2 Halaman

Senilai Rp 14,6 Miliar

Senilai Rp 14,6 Miliar

Total nilainya mencapai 856.966,50 euro atau setara Rp 14,6 miliar (Kurs EUR 1 = Rp 17.110), untuk tahun 2013 saat Lorenzo masih menjadi pembalap Yamaha. El Confidencial juga memplubikasikan bahwa pada Juli 2012, Lorenzo memutuskan memindahkan asetnya ke London, Inggris sebelum memindahkan lagi ke Andorra.

Tak lama dia kemudian pindah ke Lugano, Swiss. Nama Lorenzo juga disebut masih terdaftar sebagai wajib pajak di kedua negara tersebut.

Informasi yang diungkapkan oleh El Confidencial menyebutkan bahwa Inland Revenue belum menemukan upaya atau niat dari Jorge Lorenzo untuk mengatur jumlah uang yang disimpan di Mirabaud Finanzas. Tampaknya, pada 2012 dia tidak mengajukan pengembalian regulasi pajak.

Yang berhasil mereka temukan adalah penyadian model 720, di mana Jorge Lorenzo menyatakan bahwa dia memiliki 591 euro di tiga rekening yang berdomisili di Andorra, serta 143.964 euro di cabang bank HSBC di Monaco.

 

2 dari 2 Halaman

Bukan yang Pertama

Bukan yang Pertama

Selain itu, El Confidencial juga menyebutkan informasi investigasi terkait penggelapan pajak yang melibatkan Lorenzo. Pada 2019 misalnya, dia disebut tidak membayar pajak di Spanyol senilai lebih dari 40 juta euro untuk periode antara 2013 dan 2016.

Di tahun yang sama itu, museum Andorra miliknya juga ditutup secara misterius hanya berselang 2 tahun setelah diresmikan. Kabarnya, penutupan itu dilakukan usai menerima kunjungan dari pemeriksaan pajak saat dia masih menjadi pembalap Repsol Honda.

Kemudian, pada 2015, AEAT juga memaksa Lorenzo melakukan pengaturan pajak setelah dia muncul dalam video komersial Monster Energy dan menunjukkan vila milik perusahaan FMT Land 99 SL yang awalnya hanya mengelola hak gambar dari Balearic.

(kpl/tys)

TAGS :
KOMENTAR

Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami