Jika Mobil Robot Tabrak Orang, Siapa yang Salah?

Sulit untuk membayangkan dan juga menyalahkan karena mobil robot tidak lain adalah seperangkat benda mati.

Selasa, 20 Maret 2018 13:15
Foto by USA Today
Editor : Nurrohman Sidiq
Reporter : Dimas Wahyu

Otosia.com - Kasus kecelakaan mobil robot atau otonom terjadi kembali pada hari Minggu (18/3) lalu. Mobil yang tengah duji oleh jasa layanan transportasi Uber itu menabrak dan menewaskan seorang perempuan pejalan kaki bernama Elaine Herzberg di Arizona.

Hal ini menambah daftar catatan mobil robot beroperasi di luar kontrol hingga menimbulkan korban. Namun yang menjadi pertanyaan menggelitik adalah siapa yang akan disalahkan jika uji coba teknologi canggih ini memakan korban?

Sulit untuk membayangkan dan juga menyalahkan karena mobil robot tidak lain adalah seperangkat benda mati. Semua bergerak berdasarkan sensor belaka dan juga kinerja mesin.

Namun di sisi lain, faktanya ada manusia yang meninggal dunia akibat "ulahnya".

Dalam dunia hukum, kesalahan oleh sistem juga masih menjadi perdebatan. Akan tetapi, ada pandangan menarik dari abajournal.com.

Gary E. Marchant, Director of the Center for Law, Science and Innovation di Sandra Day O'Connor College of Law Arizona State University, memberikan pandangan bahwa terdakwa kasus ini adalah pihak yang berada di belakang keberadaan mobil tersebut.

"Terdakwanya mungkin banyak. Perusahaan yang mengisi data di perangkat lunak, pihak-pihak bisnis yang membuat komponen kendaraan, produsen mobil, mungkin juga perusahaan (yang mengujicobakan kendaraan) jika contohnya adalah Uber," kata dia.

Dengan demikian, prosesnya pun akan panjang. Investigasi pun lantas diperlukan untuk mengetahui secara pasti letak kesalahan.

Jeffrey D. Wolf, partner dari lembaga hukum Heimanson & Wolf in Los Angeles, mengatakan bahwa kuncinya adalah kotak hitam di mobil. Dengan kata lain, kasus semacam ini membutuhkan investigasi forensik teknis.

"Para pengacara mungkin perlu menyewa tenaga ahli untuk mengunduh data kotak hitam dari kendaraan dan melakukan evaluasi secara presisi terhadap kegagalan sistem yang menyebabkan kecelakaan," ujarnya.

Dengan gambaran di atas, harapannya ada sistem hukum yang tercipta karena uji coba ini menyangkut hak, apalagi nyawa manusia.

Terlebih lagi, mobil robot yang sudah diperbolehkan untuk diuji coba di jalan umum saja tidak sedikit. Secara total terdapat 285 mobil robot dari 42 perusahaan yang mendapatkan izin uji coba di jalan umum berdasarkan keterangan dari Department of Motor Vehicles California. Itu saja baru di California. 

SUDAH BACA INI JUGA?

(kpl/why/sdi)
TAGS :
KOMENTAR

BERITA TERKAIT





Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami